Beber Pesan Prabowo, Kapolri Suyudi: Berantas Narkoba-Judi Online

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 18:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit  dan Kapolri Baru Suyudi Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolri Baru Suyudi (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, mengungkapkan arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto usai resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Suyudi menyebut Presiden Prabowo memberi perhatian besar terhadap penindakan berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya narkotika dan judi daring (online).

"Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua ya terutama dalam berbagai kegiatan dan juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat," kata Suyudi di Istana Negara, Jakarta.

Mengawali tugas barunya, Suyudi menegaskan akan segera melakukan pemetaan persoalan di Korps Bhayangkara.

Baca Juga: Dicopot dari Menko PMK, Pratikno Beberkan PR Buat Sugiono

Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit  dan Kapolri Baru Suyudi  <b>(NTVnews)</b> Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolri Baru Suyudi (NTVnews)

"Kita akan melaksanakan konsolidasi internal, kita akan melihat, kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting ya menjadi prioritas kami," tuturnya.

Selain itu, Suyudi menekankan pentingnya kehadiran Polri yang responsif dan mengedepankan pendekatan humanis kepada publik.

"Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka harkamtibmas," jelasnya.

Terkait proses pemilihannya, Suyudi membeberkan bahwa dirinya baru dikabari pihak Istana untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Kamis pagi, sesaat sebelum rapat di DPR RI.

"Oh belum, belum. Jadi kalau itu kami baru mendapatkan informasi tadi pagi. Sehingga kami langsung mempersiapkan diri untuk melaksanakan ya paparan proper test," ungkap Suyudi.

Meski persiapannya terbilang singkat, ia mengaku telah menyiapkan konsep kepemimpinan Polri secara matang.

"Ya kami sudah punya konsep-konsep ya, ya tentunya tadi dengan waktu yang terbatas kami matangkan kembali," imbuhnya.

Suyudi juga meluruskan bahwa kehadirannya di Istana pada Selasa, 29 September 2026., sebelumnya, bukan untuk membahas jabatan Kapolri.

Melainkan rapat teknis mengenai rehabilitasi narkoba dan kelebihan kapasitas lapas dalam kapasitasnya sebagai Kepala BNN.

"Kami hadir di kegiatan tersebut tentunya untuk kegiatan rapat ya bersama dengan kementerian terkait, membicarakan terkait dengan rehabilitasi dan juga terkait edukasi," tegasnya.

x|close