Dicopot dari Menko PMK, Pratikno Beberkan PR Buat Sugiono

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 17:22
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pratikno Pratikno ( NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Pratikno dari jabatan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Jabatan tersebut kini diisi oleh Sugiono, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Terkait keputusan tersebut, Pratikno turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas kesempatan yang telah diberikan kepadanya selama mengemban amanah strategis tersebut.

Pratikno merasa posisi tersebut sangat selaras dengan latar belakang dan bidang keahlian yang selama ini digelutinya di sektor pembangunan manusia.

"Intinya saya menyampaikan terima kasih sudah diberi kepercayaan yang luar biasa di bidang yang memang menjadi bidang saya ya, bidang pembangunan manusia," ujar Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pratikno membeberkan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang harus segera ditindaklanjuti oleh Menko PMK yang baru, Sugiono.

Baca Juga: Presiden Prabowo Lantik Dradjad Hari Wibowo Jadi Wamenko Perekonomian

Pratikno merinci agenda-agenda mendesak yang telah dibahas bersama Sugiono demi memastikan kelanjutan program pemerintah. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor, khususnya dalam penanganan darurat dan pemulihan wilayah terdampak bencana, menjadi salah satu prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.

"Oh iya, masih, tadi saya sudah menyampaikan ke Pak Sugiono, tentu saja ada beberapa agenda, salah satunya kita kan mengkoordinasi untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di berbagai tempat," jelas Pratikno.

Selain rehabilitasi pasca bencana, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi sorotan utama dalam daftar pekerjaan rumah tersebut. Berbagai kebijakan strategis dari Presiden, mulai dari perluasan akses pendidikan hingga inovasi sekolah unggulan, harus segera dikawal secara maksimal oleh kepemimpinan baru.

"Kemudian juga mengenai pendidikan, Presiden memberikan perintah mengenai pendidikan gratis. Terus kemudian berbagai inovasi di bidang pendidikan juga banyak, kan, sekolah unggul garuda dan sekolah nasional terintegrasi dan lain-lain. Tentu saja di bidang kesehatan dan lain-lainlah” jelasnya.

Kendati begitu, Pratikno meyakini bahwa Sugiono dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan baik. Terlebih, Sugiono memiliki jalinan komunikasi yang baik dengan menteri-menteri yang akan menjadi mitra kerjanya.

“Tapi kan komunikasi sangat baik dengan teman-teman sesama menteri dan Pak Sugiono sudah paham betul hal-hal yang harus dikerjakan," tutup Pratikno.

Profil Sugiono, Mantan Menteri Luar Negeri yang Kini Jabat Menko PMK

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Inggris di Manila, Filipina, Rabu, 22 Juli 2026.  <b>(Antara)</b> Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Inggris di Manila, Filipina, Rabu, 22 Juli 2026. (Antara)

Presiden Prabowo Subianto melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggantikan Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Sugiono dilantik sebagai Menko PMK yang baru sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029 yang ditetapkan pada 30 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebelum memikul tanggung jawab baru sebagai Menko PMK, Sugiono telah membuktikan kapasitas dan dedikasinya sebagai Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024.

Rekam jejak kepemimpinannya sangat menonjol pada isu perlindungan kemanusiaan, di mana kementerian yang ia pimpin sukses merepatriasi lebih dari 27 ribu WNI yang berada dalam kondisi terancam di luar negeri.

x|close