Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada Kamis 1 Oktober 2026.
Pelantikannya merupakan bagian dari perombakan besar-besaran kabinet yang dilakukan Prabowo menjelang dua tahun masa pemerintahannya.
Dalam hal ini, Presiden Prabowo melantik sebanyak 16 pejabat untuk menempati sejumlah posisi baru di pemerintahan.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo saat membacakan sumpah jabatan.
Baca juga: Presiden Prabowo Lantik Guru Besar ITB Jadi Wamen KP
Profil Dradjad Hari Wibowo
Dradjad Hari Wibowo memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Jurusan Ekonomi Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987.
Selanjutnya, Dradjad menempuh pendidikan S2 Jurusan Ekonomi di University of Queensland dan lulus pada 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S3 Jurusan Filsafat di universitas yang sama dan menyelesaikannya pada 2001.
Ia pernah menjadi ekonom senior sekaligus pemegang saham Institute for Development Economics and Finance (INDEF). Dradjad juga pernah menjabat sebagai Direktur INDEF serta menjadi pengajar sejumlah mata kuliah ekonomi dan keuangan di perguruan tinggi.
Di bidang pemerintahan dan politik, Dradjad pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009. Saat berada di parlemen, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PAN dan menjadi anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi sektor keuangan dan perbankan.
Dradjad juga pernah menduduki sejumlah posisi di Partai Amanat Nasional (PAN), antara lain Wakil Ketua Umum DPP PAN, Ketua Tim Pilkada DPP PAN, Ketua Mahkamah Partai, serta Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN.
Baca juga: Sosok Luky Alfirman Wamenkeu yang Baru
Dradjad pernah menjadi anggota Badan Pengurus Program for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) di Geneva serta Ketua Dewan Pendiri Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC).
Ia juga pernah dipercaya menjadi Ketua Dewan Informasi Strategis dan Kebijakan (DISK) Badan Intelijen Negara (BIN) pada 2015-2016.
Sebelum masuk ke jajaran pemerintahan sebagai Wamenko Perekonomian, Dradjad juga menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Dradjad Hari Wibowo