Airlangga Pastikan Bantuan Pangan hingga Diskon Transportasi Berlanjut pada Semester II 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Agu 2026, 12:35
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan melanjutkan sejumlah program pada semester II 2026, mulai dari penyaluran bantuan pangan, pemberian insentif transportasi saat libur sekolah dan Natal-Tahun Baru (Nataru), hingga program magang dan pelatihan vokasi.

Hal tersebut disampaikan Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.

“Dalam semester II ini, beberapa program yang terus dijalankan, yaitu bantuan pangan untuk 33,24 juta penerima manfaat yang kita akan berikan beras 10 kilogram, tujuannya untuk menekan inflasi. Kemudian juga transportasi liburan sekolah dan Nataru sudah disiapkan dengan diskon 30 persen untuk angkutan laut, bebas tarif juga untuk kepelabuhanan dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat yang ekonomi,” ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.

Selain program bantuan pangan dan transportasi, pemerintah juga tetap menjalankan program magang yang menyasar 150 ribu Generasi Z. Program tersebut memberikan kesempatan magang selama enam bulan sebelum peserta dapat bekerja di perusahaan tempat magang atau mencari pekerjaan di perusahaan lain.

Baca JugaAirlangga Ungkap Capaian Pemerintah Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ekonomi hingga Investasi Jadi Sorotan

Airlangga menyebut evaluasi program magang sebelumnya menunjukkan sekitar 60 persen peserta berhasil direkrut oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang.

“Dalam program ini, mereka masih mendapatkan upah dari pemerintah,” kata Airlangga.

Pemerintah juga akan menyelenggarakan program pelatihan vokasi bagi generasi muda. Menurut Airlangga, Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan agar pelatihan tersebut menjangkau 250 ribu pelajar.

Di sektor pariwisata, pemerintah menargetkan 178 ribu kunjungan wisatawan mancanegara di 33 destinasi wisata. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai agenda internasional seperti MotoGP Mandalika, Borobudur Marathon, hingga berbagai kegiatan musik.

Baca JugaAirlangga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen pada Kuartal II 2026, Lampaui Rata-rata Global

“Kami sudah bicara juga dengan Ibu Menteri Pariwisata bahwa kegiatan itu menjadi salah satu cara untuk menarik turis datang ke Indonesia, dan kemarin dengan Perdana Menteri Thailand ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) di antara salah satunya adalah pesawat regional TransNusa dari Bangkok ke Jakarta dan juga dari Phuket ke Denpasar, sehingga dengan demikian diharapkan itu bisa terjadi peningkatan (wisman),” ucap Menko Ekonomi.

“Sebelumnya juga dengan Belarus Bapak Presiden sudah membahas juga untuk memberikan kesempatan untuk Belarus juga untuk terbang langsung ke destinasi di Indonesia,” ujar dia.

Data pemerintah mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,4 juta orang atau meningkat 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tingkat okupansi hotel juga naik hingga hampir 51,29 persen, sementara pengeluaran wisatawan mancanegara meningkat 6,36 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close