Ntvnews.id, Jakarta - Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mendapat persetujuan DPR RI untuk menduduki jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Persetujuan tersebut diberikan melalui Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Sebelumnya, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Kapolri di Komisi III DPR.
Komjen Polisi Suyudi Ario Seto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) kemudian dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis siang.
Setelah resmi dilantik Presiden sebagai Kapolri, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto menyandang pangkat Jenderal Polisi.
Pria kelahiran Pandeglang yang kini berusia 53 tahun itu merupakan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), yang kini bernama Akademi Kepolisian (Akpol), tahun 1994. Ia satu angkatan dengan Kapolda Metro Jaya Komjen Polisi Asep Edi Suheri.
Penerima Bintang Bhayangkara Nararya tersebut memiliki pengalaman di bidang reserse. Sebelum dipercaya menjadi Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 menggantikan Komjen Pol. Martinus Hukom, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolda Banten sejak 26 Juni 2024 hingga 5 Agustus 2025.
Sebelumnya, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya selama periode 27 Maret 2023 sampai 26 Juni 2024.
Baca Juga: 6 Program Prioritas Komjen Suyudi untuk Transformasi Polri
Pria yang mengawali karier kepolisiannya dari bawah itu banyak menempati posisi di bidang reserse sejak lulus Akpol. Pada 1995, ia dipercaya menjadi Pama Pus Brimob, kemudian pada 1996 menduduki jabatan Daton I KI 5119.
Sebagian besar perjalanan karier Komjen Polisi Suyudi Ario Seto juga berlangsung di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia pernah menjabat Kapolsek Pasar Minggu pada 2004, Kapolsek Metro Tanah Abang pada 2012, serta Kapolsek Metro Penjaringan pada 2013.
Selanjutnya, pada 2014 hingga 2015, ia dipercaya menjadi Kapolres Majalengka.
Dari Majalengka, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto kembali bertugas di wilayah penyangga Jakarta. Ia dimutasi sebagai Kapolres Bogor Kabupaten untuk periode 2015 hingga 2016 menggantikan Andi M. Dicky.
Setelah itu, ia dipercaya memimpin Polresta Bogor pada 2016-2017 menggantikan Ulung Sampurna Jaya.
Pada 2017, perjalanan karier Komjen Polisi Suyudi Ario Seto berlanjut di Bareskrim Polri. Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) dan Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber).
Pada 2019, ia kembali ke Polda Metro Jaya untuk memimpin Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), menggantikan Roycke Harry Langie yang baru saja naik pangkat menjadi Komjen pada 26 September 2026.
Di bidang pendidikan, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003. Selain menyandang gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K), ia juga memiliki gelar Sarjana Hukum dan Magister Sains.
Baca Juga: Komjen Suyudi Mau Hapus 'No Viral No Justice'
Ia kemudian memperoleh gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ilmu Hukum dari Universitas Tarumanegara pada 31 Januari 2026.
Saat memimpin BNN, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto menjadi perhatian publik setelah berhasil mengungkap kasus besar peredaran narkotika internasional pada Desember 2025.
Dalam operasi tersebut, aparat berhasil membongkar penyelundupan sabu seberat dua ton yang dikendalikan Dewi Astutik alias PA. Nilai narkoba yang terungkap dalam kasus tersebut mencapai Rp5 triliun.
Setelah dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto resmi menyandang pangkat Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
(Sumber: Antara)
Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (Antara)