Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Peneliti Senior dan Doktor Lulusan Skotlandia
NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 16:59
Naila Fadhilah
Penulis
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Nurkholisoh Ibnu Aman (IG iaba.id)
Ntvnews.id, Jakarta - Nurkholisoh Ibnu Aman secara resmi mengemban amanah baru sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pelantikan tersebut dilangsungkan pada hari Kamis (1/10), berbarengan dengan pelantikan Luky Alfirman, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026.
Sebelum melangkah ke kancah pemerintahan, Nurkholisoh dikenal sebagai seorang ekonom serta peneliti yang memiliki rekam jejak panjang di sektor swasta, dunia akademik, hingga bank sentral.
Latar belakang pendidikannya terbilang cemerlang. Ia menyelesaikan studi sarjana di Departemen Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB), pada kurun waktu 1997 hingga 2002. Selepas itu, ia melanjutkan pendidikan magister ke Chalmers University of Technology pada 2002–2004 dan sukses menggenggam gelar Master of Science.
Karier profesionalnya dimulai di sektor swasta tatkala ia bergabung sebagai Senior Associate di Ernst & Young (EY) pada 2004 hingga 2005. Langkahnya kemudian berlanjut ke Bank Indonesia dengan mengemban tanggung jawab sebagai Senior Economist dari 2006 sampai 2019.
Di sela kesibukannya di bank sentral, Nurkholisoh tetap berkomitmen tinggi terhadap dunia pendidikan. Ia menempuh program Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Finance and Economics di University of Chicago Booth School of Business pada 2010–2012.
Setelah hampir 13 tahun berkiprah sebagai ekonom senior di Bank Indonesia, ia kembali memperdalam ilmu dengan mengambil studi doktoral di University of Edinburgh Business School pada 2020 hingga 2025, yang berbuah perolehan gelar PhD in Finance. Sebelum ditunjuk masuk ke jajaran eksekutif, ia sempat kembali aktif di Bank Indonesia sebagai Senior Researcher sejak November 2024.
Masuknya Nurkholisoh menggenapi kembali posisi Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih menjadi tiga kursi. Pada awal pembentukannya, posisi tersebut diisi oleh Thomas Djiwandono, Suahasil Nazara, dan Anggito Abimanyu. Dalam dinamika perjalanannya, Anggito dipercaya menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS, Thomas berpindah tugas ke Bank Indonesia yang posisinya sempat diisi oleh Juda Agung sementara Suahasil kemudian diangkat sebagai Menteri Keuangan.
Melalui pelantikan Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman pada 1 Oktober 2026 ini, formasi kepemimpinan di Kementerian Keuangan kini resmi diisi oleh Juda Agung, Luky Alfirman, serta Nurkholisoh Ibnu Aman.
Presiden Prabowo Subianto dalam pelantikan menteri, wakil menteri dan kepala badan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026) (Antara)
Hari ini, Kamis 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara. Ini disebut sebagai reshuffle ketujuh pada pemerintahan Prabowo.
Komjen Suyudi Ario Seto → Kapolri, menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Listyo Sigit Prabowo → Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan Dudung Abdurachman. Dudung Abdurachman → Menko Polkam, menggantikan Djamari Chaniago. Sugiono → Menko PMK, menggantikan Pratikno. Arrmanatha Christiawan Nasir → Menteri Luar Negeri, menggantikan Sugiono. Bahlil Lahadalia → Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus tetap menjabat Menteri ESDM. Muhammad Sarmuji → Menteri Perindustrian.
Selain itu, terdapat sejumlah perubahan pada posisi wakil menteri dan pejabat lembaga negara. ANTARA mencatat pelantikan juga mencakup Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional serta sejumlah wakil menteri.