Usai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Resmikan Renovasi Museum di Lubang Buaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 13:54
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Usai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Resmikan Renovasi Museum di Lubang Buaya. Usai Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Prabowo Resmikan Renovasi Museum di Lubang Buaya.

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Kesaktian Pancasila di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, yang baru saja direnovasi. Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Kamis, 1 Oktober 2026.

Peresmian dilakukan usai Prabowo memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Setelah memimpin upacara, Presiden berkeliling meninjau langsung sejumlah bagian museum yang baru direnovasi.

Museum yang sebelumnya dikenal dengan nama Museum Pengkhianatan PKI tersebut kini menggunakan nama Museum Kesaktian Pancasila setelah menjalani revitalisasi oleh Kementerian Kebudayaan.

Presiden Prabowo secara langsung meresmikan renovasi museum dengan mengucapkan pernyataan resmi. “Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, hari Kamis, 1 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila,” kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pelajar SMK Serukan Persatuan

Revitalisasi Museum Kesaktian Pancasila diharapkan semakin memperkuat fungsi kawasan Monumen Pancasila Sakti sebagai ruang sejarah dan pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai perjalanan bangsa serta nilai-nilai Pancasila.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, pimpinan lembaga negara, serta sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga: Pramono Sebut Hari Kesaktian Pancasila Momentum Teguhkan Persatuan Bangsa

Peresmian Museum Kesaktian Pancasila menjadi salah satu rangkaian kegiatan Presiden Prabowo dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026 di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Menbud: Museum Kesaktian Pancasila Abadikan Bukti Perjuangan Pahlawan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan keterangan seusai taklimat media di Jakarta pada Rabu (2/9/2026) <b>(Antara)</b> Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan keterangan seusai taklimat media di Jakarta pada Rabu (2/9/2026) (Antara)

Kementerian Kebudayaan resmi memperkenalkan wajah baru Museum Kesaktian Pancasila di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis. Langkah revitalisasi yang telah bergulir sejak tahun lalu ini dilakukan guna mengabadikan bukti sejarah sekaligus memperkokoh memori kolektif bangsa atas perjuangan para Pahlawan Revolusi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pembaharuan museum tidak hanya berfokus pada pemeliharaan fisik semata, melainkan juga transformasi penyampaian sejarah agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita harus menjaganya, kita melindunginya, kita merevitalisasinya, dan ini sedang berlangsung dan juga terus berlanjut, termasuk di daerah-daerah, sehingga museum-museum tersebut juga dapat menjadi pusat pendidikan, dan juga tempat bagi memori kolektif nasional,” ujar Fadli Zon, 1 Oktober 2026.

Revitalisasi yang dimulai sejak peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun lalu tersebut membawa perubahan signifikan pada tata pamer dan penyajian informasi. Museum kini dilengkapi dengan sentuhan teknologi digital yang membuat pengalaman berkunjung menjadi lebih interaktif.

Selain pemanfaatan teknologi, narasi sejarah yang disajikan kini tampil lebih komprehensif dan kronologis. Penataan urutan peristiwa yang lebih runtut ini tidak lepas dari dukungan dan keterlibatan langsung para sejarawan dalam menyusun rekam jejak peristiwa secara akurat.

Untuk melengkapi narasi sejarah, museum yang terbuka untuk masyarakat umum ini tetap mempertahankan ruang relik. Di area tersebut, pengunjung dapat melihat langsung berbagai benda peninggalan dan bukti sejarah yang menjadi saksi bisu peristiwa kekejaman Gerakan 30 September/PKI.

x|close