Cek Fakta: Video Lima Jurnalis Hilang Saat Liputan Anak Krakatau Ditemukan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Sep 2026, 10:00
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Polri menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, seiring berlangsungnya dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat, 25 September 2026 Polri menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, seiring berlangsungnya dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat, 25 September 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Beredar sebuah video di Threads yang memperlihatkan kapal karet berwarna oranye berada di tengah perairan dan mendekati sekelompok orang di kapal lain.

Video tersebut kemudian dikaitkan dengan pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.

Unggahan itu memuat narasi:

“Alhamdulillah sudah ditemukan jurnalis yang hilang saat meliput anak Krakatau”

Benarkah video tersebut menunjukkan lima jurnalis yang hilang saat meliput Anak Krakatau telah ditemukan?

Unggahan video yang menarasikan lima jurnalis yang hilang saat meliput Anak Krakatau ditemukan. Faktanya, video tersebut merupakan video pencarian Bripda Rifki Ardianto yang hilang di perairan Sungai Mesuji, Lampung, pada September 2026 <b>(Antara)</b> Unggahan video yang menarasikan lima jurnalis yang hilang saat meliput Anak Krakatau ditemukan. Faktanya, video tersebut merupakan video pencarian Bripda Rifki Ardianto yang hilang di perairan Sungai Mesuji, Lampung, pada September 2026 (Antara)

Penjelasan:

Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut tidak berkaitan dengan proses pencarian rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda.

Video serupa ditemukan dalam unggahan di YouTube dan Facebook dengan judul “LIVE: Anggota Polda Sumsel Ditemukan Meninggal di Sungai Mesuji, Sempat Hilang saat Kawal Sawit”.

Rekaman tersebut merupakan dokumentasi proses pencarian anggota Ditsamapta Polda Sumatera Selatan, Bripda Rifki Ardianto (23), yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari kapal di perairan Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Lampung, pada Kamis, 10 September 2026.

Tim SAR gabungan menemukan jasad Rifki pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan sekitar 4,5 kilometer dari lokasi yang diperkirakan menjadi titik awal dirinya terjatuh.

Jasad Rifki kemudian dievakuasi oleh petugas ke RS Bhayangkara Sumatera Selatan.

Sementara itu, Basarnas Banten kepada ANTARA memastikan bahwa informasi mengenai ditemukannya jurnalis yang hilang saat meliput Anak Krakatau merupakan hoaks.

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap rombongan jurnalis serta kru kapal cepat KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda telah dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.

“Sudah tidak efektif maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan,” kata Gubernur Banten Andra Soni, dilansir dari ANTARA.

Andra menjelaskan bahwa selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor pencarian.

Meski operasi telah dihentikan, pemerintah daerah bersama Basarnas memastikan pencarian dapat kembali dibuka apabila terdapat petunjuk baru atau laporan yang telah terkonfirmasi.

Dengan demikian, video yang dinarasikan sebagai bukti ditemukannya lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau merupakan informasi yang keliru.

Video tersebut sebenarnya memperlihatkan proses pencarian Bripda Rifki Ardianto yang hilang di perairan Sungai Mesuji, Lampung, pada September 2026.

Klaim: Video lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau ditemukan

Rating: Hoaks

(Sumber: Antara)

x|close