Ntvnews.id, Jakarta - Remaja perempuan berusia 14 tahun di kawasan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, menjadi korban penculikan dan kekerasan seksual usai berkenalan dengan pria tak dikenal melalui sosial media.
Korban sempat disekap selama hampir satu pekan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebelum pelaku ditangkap warga saat hendak mengembalikan korban.
Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Ciater, Arfian Bule (38) menceritakan, peristiwa tersebut bermula ketika korban dan pelaku berkenalan di sosial media lalu berjanji untuk bertemu.
Setelah bertemu, pelaku langsung membawa kabur korban tanpa sepengetahuan oranguanya.
“Kurang lebih itu dibawa kabur sekitar lima atau enam hari baru dibalikin. Pas dibalikin itu ketahuan, ketangkap pas mau ngedrop (menurunkan korban),” ujar Arfian kepada wartawan di lokasi, Rabu (23/9/2026) dilansir dari akun tangsel info.
View this post on Instagram
Pelaku membawa korban ke rumahnya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Selama berada di lokasi penyekapan, korban berulang kali mengalami tindakan asusila dan pengancaman dari pelaku. “Yang bikin mirisnya lagi, ketika korban datang bulan, tetap dipaksa oleh pelaku. Korban juga diancam akan dibunuh jika teriak atau tidak mau melayani,” kata Arfian.
Berdasarkan pengakuan korban kepada pihak keluarga, aksi kekerasan seksual tersebut dialaminya sebanyak lima hingga enam kali selama masa penyekapan.
Ilustrasi Anak Depresi (Pixabay)