Polisi Apresiasi Demo Buruh Depan Gedung UOB Berjalan Tertib dan Damai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Sep 2026, 16:03
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa buruh yang digelar Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di depan gedung UOB, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Menurutnya, penyampaian aspirasi perlu dihormati selama berlangsung sesuai ketentuan dan tidak mengganggu ketertiban umum.

"Kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan penyampaian aspirasi dari KSPSI dan KBPBI. Alhamdulillah pelaksanaan penyampaian aspirasi telah tersampaikan, pelaksanaan secara aman, tertib, dan damai," katanya di lokasi.

Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang aktivitas dan mobilitasnya terdampak rekayasa lalu lintas selama berlangsungnya aksi buruh, khususnya di kawasan Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Demo buruh di Jalan Mh Thamrin, depan gedung UOB membubarkan diri <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Demo buruh di Jalan Mh Thamrin, depan gedung UOB membubarkan diri (Ntvnews.id/Adiansyah)

Menurut Budi, aksi buruh yang berlangsung di depan Gedung UOB berjalan sesuai dengan jadwal dan tetap tertib. Kondisi tersebut membuat masyarakat tetap memiliki ruang untuk menjalankan aktivitas setelah aksi berakhir.

"Kami mengapresiasi aksi hari ini yang di depan Gedung UOB berjalan tertib dan sesuai yang dijadwalkan, sehingga memberi ruang kepada seluruh masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala," imbuhnya.

Terkait jumlah peserta aksi, Budi menyebut Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea sebelumnya menyampaikan bahwa massa yang hadir mencapai kurang lebih 50.000 orang.

"Kalau tadi kita mendengar langsung dari Presiden KSPSI, AGN, menyampaikan massa lebih kurang 50.000 massa," ujarnya.

Setelah massa buruh meninggalkan lokasi secara bertahap, Polda Metro Jaya mulai membuka kembali arus lalu lintas yang sebelumnya mengalami rekayasa.

x|close