Menlu Sugiono Gelar Pertemuan Bilateral dengan Menlu Jerman, Inggris hingga Belanda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Sep 2026, 10:13
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Inggris di Manila, Filipina, Rabu, 22 Juli 2026. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-Inggris di Manila, Filipina, Rabu, 22 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, New York - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melakukan sejumlah pertemuan bilateral saat memimpin delegasi Indonesia dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

Sejumlah pejabat yang ditemui Sugiono dalam agenda bilateral tersebut di antaranya Menteri Luar Negeri Jerman, Menteri Luar Negeri Inggris, dan Menteri Luar Negeri Belanda.

Selain pertemuan bilateral, Sugiono juga menggelar sejumlah pertemuan pull-aside dengan beberapa menteri luar negeri dari berbagai negara. Ia turut bertemu kandidat Sekretaris Jenderal PBB dari Kosta Rika, Rebeca Grynspan.

Sugiono juga menghadiri pertemuan trilateral yang melibatkan Belanda dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix.

“Pembahasannya tentu saja bervariasi, mulai dari penguatan hubungan bilateral hingga berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama,” ujar Menlu Sugiono dari keterangannya melalui video yang diperoleh dari Kementerian Luar Negeri, Kamis 24 September 2026.

Menurut Sugiono, berbagai pembahasan dalam pertemuan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kerja sama yang memberikan dampak nyata bagi Indonesia.

“Pertemuan-pertemuan dan potensi-potensi yang kita bahas tentunya akan terus kita dorong agar dapat memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia,” ujar Menlu Sugiono.

Baca Juga: Prabowo Bentuk Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama

Dalam rangkaian pertemuan itu, Sugiono juga memanfaatkannya untuk memperkuat dukungan internasional terhadap pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029–2030.

“Saya juga menggunakan berbagai pertemuan tersebut untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030,” sebut Menlu Sugiono.

Pada sesi pembukaan Sidang Majelis Umum PBB, Sugiono turut bertemu dengan sejumlah negara sahabat Indonesia, yakni Brunei Darussalam, Kirgistan, Mongolia, Kanada, Kolombia, Uni Eropa, dan Rumania.

Agenda Menlu Sugiono di New York masih akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Ia dijadwalkan mengikuti berbagai forum yang membahas isu perdamaian dan keamanan, Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan, hingga peacebuilding.

x|close