Selebgram Jule Jalani Rehabilitasi Usai Terseret Kasus Vape Etomidate

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Sep 2026, 19:29
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Petugas dari Polresta Bandara Soetta menggiring selebgram bernama Julia Prastini atau dikenal dengan Jule untuk menjalani rehabilitas setelah tertangkap terkait kasus penyalahgunaan cairan e-cigarette atau vape yang mengandung zat etomidate di Tangerang, Banten pada Sabtu, 19 September 2026. Petugas dari Polresta Bandara Soetta menggiring selebgram bernama Julia Prastini atau dikenal dengan Jule untuk menjalani rehabilitas setelah tertangkap terkait kasus penyalahgunaan cairan e-cigarette atau vape yang mengandung zat etomidate di Tangerang, Banten pada Sabtu, 19 September 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Tangerang - Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Polda Metro Jaya menyatakan selebgram Julia Prastini atau Jule akan menjalani rehabilitasi setelah diamankan dalam kasus penyalahgunaan cairan e-cigarette atau vape yang mengandung etomidate.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Michael Kharisma mengatakan Jule tidak ditahan dan tidak ditetapkan sebagai tersangka. Statusnya sebagai pengguna membuat polisi menempatkannya dalam proses restorative justice.

"Untuk selebgram, karena berdasarkan dari yang pertama barang buktinya yaitu cuma satu yang berisikan vape dan tiga itu habis pakai, dan juga berdasarkan dari interogasi, berdasarkan penyelidikan-penyelidikan yang lainnya, untuk status di kepolisian kami tetapkan sebagai restorative justice," jelasnya.

Menurut Michael, keputusan rehabilitasi tersebut ditetapkan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan interogasi serta memeriksa barang bukti yang diamankan dari Jule.

Baca JugaKronologi Penangkapan Jule Terkait Kepemilikan Vape Etomidate

"Jadi Jule itu sebagai pemakai. Dan selanjutnya di-assessment dan kemudian akan nanti direhabilitas," katanya.

Selama menjalani proses rehabilitasi, Jule nantinya akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). Secara hukum, Jule ditempatkan sebagai korban penyalahgunaan narkotika.

Kasatnarkoba kemudian menjelaskan bahwa kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan pengembangan penyelidikan di wilayah hukum Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

Awalnya, polisi menangkap dua perempuan berinisial RR dan RN di sebuah apartemen kawasan Jakarta Barat. Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan 27 cartridge vape yang mengandung etomidate.

Baca JugaJule Diamankan Polisi Terkait Kepemilikan Vape Etomidate

"Polisi terlebih dahulu meringkus dua wanita berinisial RR dan RN di sebuah apartemen di Jakarta Barat, di mana petugas menemukan 27 buah cartridge vape yang mengandung etomidate," jelasnya.

Penyidik kemudian menemukan bukti transaksi dan pengiriman barang kepada seorang selebgram. Temuan tersebut menjadi dasar bagi polisi untuk melakukan penangkapan terhadap Jule di sebuah apartemen di Jakarta Selatan pada Senin, 14 September 2026.

"Yang pertama kali ditangkap itu adalah inisial dari RR dan RN, dua perempuan tersebut. Lalu ketika kita melakukan penangkapan, di situ terdapat transaksi maupun bukti pengiriman kepada seorang selebgram," paparnya.

Pengembangan kasus selanjutnya mengarah kepada seorang warga negara asing (WNA) asal China berinisial XC. Polisi kemudian mengamankan XC yang diduga berperan sebagai bandar utama dalam jaringan tersebut.

"Dari tangan warga negara asing yang bertindak sebagai bandar utama tersebut, polisi menyita tambahan barang bukti berupa 71 pieces vape berisi etomidate dengan model serupa," ujarnya.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan empat orang. Tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, yaitu RR dan RN yang berperan sebagai pemasok serta XC sebagai bandar utama jaringan pengedaran narkotika. Sementara itu, Jule diposisikan sebagai pengguna atau korban.

"Diketahui mereka beroperasi sejak bulan Juli dengan keuntungan mencapai sekitar Rp700.000 per cartridge. Pemasaran barang haram ini dilakukan melalui sistem pertemanan dari mulut ke mulut," kata dia.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Load More
x|close