Ntvnews.id, Jakarta -Langkah penguatan kemitraan strategis terus dijajaki oleh Kementerian Pertahanan RI. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan diplomasi bersama Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski di kantor Kemhan RI, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
Sjafrie menegaskan bahwa hubungan bilateral yang telah terbangun kokoh antara kedua negara menjadi pijakan utama dalam memperluas cakupan kerja sama di sektor pertahanan.
"Hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, saling menghormati dan kepentingan bersama akan terus menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan Indonesia dan Belarus," kata Sjafrie melalui akun Instagram resmi @sjafrie.sjamsoeddin.
Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan berbagai peluang pengembangan kemitraan defensif. Menurut Sjafrie, kolaborasi ini dapat diperluas ke berbagai sektor potensial, mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga alih teknologi pertahanan.
Meski demikian, rincian teknis maupun poin-poin spesifik dari agenda yang dibahas bersama Ramanouski belum dipaparkan lebih lanjut.
Menhan berharap dialog ini dapat makin mengokohkan ikatan diplomasi antara Indonesia dan Belarus, khususnya pada lini pertahanan demi mencapai kepentingan bersama kedua negara.
(Sumber: Antara)
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Duta Besar Republik Belarus untuk Republik Indonesia H.E. Dr. Raman Ramanouski di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026 (Antara)