Polisi Selidiki Pemicu Kebakaran 60 Rumah di Muara Angke

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Agu 2026, 12:07
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Warga Muara Angke menyaksikan kebakaran yang menghanguskan 60 rumah di kawasan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, Rabu (26/8/2026) malam. Warga Muara Angke menyaksikan kebakaran yang menghanguskan 60 rumah di kawasan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, Rabu (26/8/2026) malam. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Polsek Sunda Kelapa bersama Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan 60 rumah di kawasan Muara Angke, Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara. Peristiwa yang melalap area pemukiman pada Rabu (26/8/2026) malam tersebut berdampak pada ratusan warga setempat.

Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa AKP Eri Suroto menyampaikan bahwa olah tempat kejadian perkara (TKP) langsung digelar pada Kamis pagi.

“Pagi ini, kami sudah di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan pemasangan garis polisi,” kata Eri di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Insiden ini mengakibatkan sebanyak 180 kepala keluarga dengan total 720 jiwa kehilangan tempat tinggal. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Petugas mencatat dua orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis.

“Kedua korban berinisial BH (54) yang luka di bagian lutut dan petugas Damkar berinisial TM (54) yang mengalami luka tusuk di bagian kaki, yang sudah dirujuk ke RS Atma Jaya Pluit,” tutur Eri.

Pihak kepolisian telah mengamankan area sekitar dengan memasang garis polisi guna mencegah warga mendekati lokasi yang rawan. Untuk mengungkap pemicu awal munculnya api, kepolisian berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri.

“Untuk mengetahui penyebab kebakaran, tentu harus melalui penyelidikan dan pemeriksaan di Puslabfor Mabes Polri dalam mengungkap penyebab kebakaran," ucap Eri.

Secara terpisah, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mencatat area yang terbakar mencapai luas 2.400 meter persegi.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman memaparkan bahwa proses pemadaman membutuhkan waktu lebih dari lima jam sejak penanganan dimulai pukul 18.54 WIB.

Baca juga: Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Target Tuntas Akhir Pekan

“Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari pukul 00.12 WIB,” kata Gatot di Jakarta, Kamis (27/8).

Gatot membenarkan terdapat 180 kepala keluarga dengan 730 jiwa yang terdampak akibat amukan si jago merah tersebut. “Alhamdulillah, api berhasil padam dan kebakaran sudah dapat diatasi oleh petugas,” ungkap Gatot.

(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close