Rekening Botok Akhirnya Diaktifkan, Usai DPR, Polda Metro-Bank Mandiri Konpers

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Agu 2026, 15:18
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Konferensi pers Ketua Komisi III DPR RI, Kapolda Metro Jaya dan Dirut Bank Mandiri. Konferensi pers Ketua Komisi III DPR RI, Kapolda Metro Jaya dan Dirut Bank Mandiri. (NTVNews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Rekening aktivis Pati, Supriyono alias Botok, akhirnya dibuka blokirnya. Ini setelah Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menggelar konferensi pers (konpers) bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri Riduan di Gedung DPR pada hari ini.

Inti dari jumpa pers itu, yakni memastikan rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Botok, diaktifkan kembali hari ini.

Mulanya, Habiburokhman menjelaskan perihal rekening Botok yang diblokir beberapa hari belakangan. Ia mengaku sudah mengetahui persoalan itu.

"Intinya rekan-rekan, Komisi III beberapa hari terakhir mendapat masukan dari masyarakat soal adanya rekening aktivis dari Pati, Saudara Botok, yang tidak dapat digunakan. Apakah bahasanya pemblokiran, apakah penundaan transaksi, tetapi rekening tersebut tidak dapat digunakan," ujar Habiburokhman saat jumpa pers.

Ia meminta agar rekening milik Botok tersebut diaktifkan kembali. Habiburokhman memastikan tidak ada persoalan pidana terkait rekening tersebut.

Baca Juga: Komisi III DPR Ungkap KPK Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

"Komisi III ya atas nama pimpinan DPR mencermati dan apa namanya kami mengatakan bahwa sebaiknya rekening tersebut agar bisa diakses kembali oleh pemiliknya ya, karena menurut kami ya tidak ada hal ihwal terkait pidana ya masalah tersebut," jelasnya.

"Nah, untuk itu tadi saya berkoordinasi dengan Kapolda dan Pak Dirut Mandiri, kami diminta untuk segera memulihkan rekening itu agar yang bersangkutan ya Saudara Botok bisa menjalankan aktivitasnya dengan rekening tersebut. Kita tahu namanya menyampaikan pendapat ya selama masih dalam koridor hukum adalah hal yang dijamin di negeri ini," imbuhnya.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin, mengatakan pemblokiran rekening dilakukan untuk melindungi yang bersangkutan dan para donatur.

"Kami melakukan klarifikasi terhadap sebuah informasi yang bermula dari unggahan media sosial sebagaimana yang terunggah oleh suatu akun di media sosial. Kemudian hal ini kami lakukan tentunya dalam rangka menjaga dan memberikan perlindungan baik itu kepada pemilik akunnya maupun kepada para donatur," kata Iman.

Dirinya beralasan hal tersebut perlu dilakukan demi melindungi Botok dan para donatur. "Karena di dalam hal pengumpulan donasi, tentunya ada ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur agar baik itu donatur maupun penerima donasi memperoleh perlindungan hukum oleh negara," kata dia.

Iman memastikan, usai klarifikasi, rekening yang bersangkutan dapat diaktifkan kembali. Dia memastikan rekening itu akan aktif hari ini.

"Sehingga untuk selanjutnya berdasarkan fakta hukum yang kami peroleh tersebut, penundaan transaksi sebagaimana yang terjadi, walaupun berdasarkan undang-undang yang mengatur dapat dilakukan 5 hari kerja hari ini belum sampai 5 hari kerja namun demikian kami bergerak cepat untuk memastikan sehingga proses demokrasi dan penyampaian pendapat sebagaimana diatur oleh undang-undang juga bisa terlindungi bagi seluruh masyarakat, maka selanjutnya terhadap penundaan rekening tersebut dapat dijalankan kembali dan kembali menjadi kewenangan dari Bank Mandiri," paparnya.

Ia juga mengatakan, bahwa langkah pemblokiran juga dilakukan demi melindungi data pribadi para donatur.

"Tentunya kami melakukan upaya-upaya ini dalam rangka memberikan perlindungan dan menjaga agar data pribadi dari para donatur maupun Saudara Supriyono ataupun Saudara Botok juga terlindungi oleh negara, tidak digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk hal-hal yang melanggar hukum," kata Iman.

"Kemudian yang kedua juga, jangan sampai ada pihak-pihak yang menggunakan data pribadi tersebut untuk kepentingan yang lain," imbuhnya.

Dirut Mandiri Riduan menegaskan pihaknya akan mengaktifkan rekening Botok. Ia memastikan menindaklanjuti saran yang disampaikan kepada pihaknya.

"Sebagai bank yang melayani nasabah dengan konsekuensi yang diatur di dalam peraturan, maka kami akan menindaklanjuti, Pak Direskrimum, apa yang tadi disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening yang kemarin disampaikan untuk dilakukan penundaan transaksi," ujarnya.

Habiburokhman kembali menegaskan agar rekening itu benar-benar dibuka hari ini.

x|close