India Uji Rudal Agni-4 Berkemampuan Nuklir, Jangkauan Capai 4.000 Km

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Agu 2026, 07:12
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik (Antara)

Ntvnews.id, New Delhi - India kembali menguji rudal balistik berkemampuan membawa hulu ledak nuklir. Rudal terbaru yang diberi nama Agni-4 tersebut berhasil menjalani uji tembak pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Dilansir dari AFP, Sabtu, 8 Agustus 2026, Agni-4 memiliki kemampuan menjangkau sasaran hingga 4.000 kilometer. Rudal ini dilengkapi lapisan baja pelindung pada bagian luar yang diklaim mampu bertahan dalam suhu hingga 3.000 derajat Celsius.

Peluncuran dilakukan dari Integrated Test Range di Chandipur, lepas pantai Odisha. Dengan jangkauan tersebut, Agni-4 dapat mencapai sejumlah wilayah, mulai dari China, Asia Tenggara, Asia Tengah, hingga Asia Barat, sebagaimana dilaporkan Times of India.

"Uji coba itu dilakukan di bawah naungan Komando Pasukan Strategis (SFC)," demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Pertahanan India.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan bahwa Komando Pasukan Strategis berhasil melakukan peluncuran Agni-4. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ilmuwan yang terlibat dalam pengembangan dan pengujian rudal tersebut.

"Peluncuran yang sempurna ini menegaskan kembali komitmen India untuk membela negara dengan teknologi canggih," katanya.

Baca Juga: Adik Kim Jong Un Geram ke Jepang usai Uji Coba Rudal Tomahawk Buatan AS

Komando Pasukan Strategis atau Strategic Forces Command (SFC) merupakan bagian dari Otoritas Komando Nuklir (NCA) India. Institusi tersebut memiliki tanggung jawab dalam aspek administratif sekaligus penyediaan persenjataan nuklir taktis dan strategis India.

Rudal Agni-4 dikembangkan oleh Defence Research and Development Organisation (DRDO). Sistem tersebut dapat membawa muatan nuklir maupun konvensional dan menjadi salah satu elemen penting dalam triad nuklir India serta strategi pencegahan negara tersebut.

Agni-4 menggunakan sistem propelan padat dua tahap dan mampu membawa muatan hingga 1.000 kilogram. Rudal tersebut ditembakkan melalui peluncur tandem bergerak yang memungkinkan proses pengerahan berlangsung cepat sekaligus meningkatkan kemampuan bertahan dari serangan pendahuluan.

Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik (Antara)

Sistem rudal dua tahap ini sebelumnya dikenal dengan nama Agni-II Prime. Agni-4 merupakan pengembangan dari rudal balistik jarak menengah Agni-II dengan kemampuan jangkauan yang lebih luas.

India tercatat telah melakukan delapan kali uji terbang Agni-4 sejak pengujian perdana rudal tersebut pada 2010.

India sendiri pertama kali menguji senjata nuklir pada 18 Mei 1974 melalui uji coba yang diberi kode Smiling Buddha atau Buddha Tersenyum.

Namun, New Delhi baru secara terbuka menyatakan dirinya sebagai negara berkekuatan nuklir setelah melaksanakan serangkaian pengujian lanjutan pada Mei 1998.

HIGHLIGHT

x|close