Ntvnews.id, Koba, Bangka Belitung - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji meninjau langsung pelaksanaan tugas Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pendampingan terhadap keluarga sasaran berjalan secara optimal.
Saat berada di Koba, Rabu, 5 Agustus 2026, Wihaji mengatakan TPK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pemerintah dalam mendampingi keluarga, terutama yang masuk kategori rentan stunting.
"Se-Indonesia ada sekitar 599.824 TPK, di antaranya berada di Bangka Belitung," katanya.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 1.002 anggota TPK di Kabupaten Bangka Tengah dikumpulkan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengecek keaktifan para pendamping sekaligus mengingatkan kembali mengenai tugas dan tanggung jawab yang mereka emban.
Baca Juga: Mendukbangga Wihaji Tekankan Peran Tim Pendamping Keluarga dalam Percepatan Pencegahan Stunting
"Di Kabupaten Bangka Tengah ada sebanyak 1.002 yang kita kumpulkan untuk memastikan keaktifan mereka dan menjelaskan kembali tugas-tugas yang mereka emban," ujarnya.
Wihaji menjelaskan TPK memiliki tanggung jawab mendampingi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari keluarga yang berisiko mengalami stunting, ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja, hingga lanjut usia agar memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para anggota TPK di Bangka Tengah. Menurutnya, semangat mereka terlihat dari keterlibatan pendamping dari berbagai kelompok usia yang tetap aktif menjalankan tugas di lapangan.
"Antusiasme TPK di Bangka Tengah saya pikir luar biasa. Ada yang sudah lansia tetapi masih menjadi pendamping, bahkan ada juga yang masih berusia sekitar 20 tahun," katanya.
Baca Juga: Wihaji Ajak 1.440 Kader TPK Percepat Penurunan Stunting di Aceh Tenggara
Wihaji berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga Tim Pendamping Keluarga dapat menjalankan fungsi pendampingan secara berkelanjutan.
Upaya itu dinilai penting untuk mendukung peningkatan kualitas keluarga sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka Tengah.
(Sumber: Antara)
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji saat meninjau kinerja TPK di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu, 5 Agustus 2026. (Antara)