Ntvnews.id, Washington D.C - Bandara Internasional Gulf Shores (JKA) di Alabama, Amerika Serikat, dibuat terkejut oleh isi bagasi seorang penumpang. Petugas keamanan menemukan lima bola meriam yang diduga merupakan artefak dari era Perang Sipil Amerika Serikat.
Dilansir dari Fox News, Senin, 3 Agustus 2026, kelima artefak tersebut diketahui dibawa oleh seorang penumpang yang melewati pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Gulf Shores pada 18 Juli. Transportation Security Administration (TSA) menyebut lima bola meriam itu ditemukan oleh Justin Dupree, petugas TSA utama yang bertugas di bandara tersebut.
Kelima bola meriam memiliki ukuran yang berbeda-beda dan dibungkus menggunakan tisu kertas. Dupree tidak menemukan sumbu pada benda-benda tersebut sehingga muncul kekhawatiran bahwa bola meriam itu masih dalam kondisi aktif.
Dupree kemudian segera melaporkan temuannya kepada Richard Cash, petugas pengawas TSA. Setelah memeriksa hasil pemindaian sinar-X, Cash juga menilai benda tersebut berpotensi membahayakan.
Spesialis bahan peledak TSA regional selanjutnya langsung dihubungi. Polisi setempat bersama sejumlah deputi dari Kantor Sheriff Baldwin County juga dikerahkan ke bandara untuk menangani temuan tersebut.
"Dengan bantuan dari pakar bahan peledak dan penegak hukum, dan karena kami awalnya tidak dapat menentukan apakah bola meriam tersebut tidak aktif, bola meriam tersebut bisa berbahaya bagi pesawat," kata Cash.
Baca Juga: Pilot Malaysia Terbukti Positif Narkoba Saat Menerbangkan Pesawat ke Indonesia
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, para ahli mengetahui bahwa lima bola meriam tersebut ternyata merupakan artefak yang dicuri dari Fort Morgan, benteng bersejarah yang berada di Gasque, Alabama.
Pihak museum dapat mengidentifikasi benda-benda tersebut sebagai koleksi mereka melalui lapisan cat khusus yang menjadi penanda bahwa bola meriam itu merupakan bagian dari barang museum.
Kantor Sheriff Baldwin County mengungkapkan bahwa pencurian tersebut dilakukan oleh seorang remaja. Remaja itu mengambil bola meriam dari area penyimpanan di dalam Fort Morgan, kemudian memasukkannya ke dalam bagasi milik neneknya tanpa sepengetahuan perempuan tersebut.
Sang nenek baru mengetahui keberadaan lima bola meriam tersebut setelah tiba di bandara dan menjalani proses pemeriksaan keamanan. Temuan itu kemudian memicu pemeriksaan lebih lanjut hingga diketahui bahwa benda-benda tersebut merupakan artefak bersejarah yang dicuri dari Fort Morgan.
ilustrasi pesawat. (Pixabay)