Ntvnews.id, Beijing - Sebuah bandara di China menuai pujian dari warganet setelah memilih merawat kucing liar daripada mengusirnya. Ketiga kucing tersebut bahkan diberi tempat tinggal khusus dan "dipekerjakan" untuk membantu mengendalikan populasi tikus di area bandara.
Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), Senin, 20 Juli 2026, Bandara Internasional Lanzhou Zhongchuan di Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, membangun rumah kaca di dekat gerbang keberangkatan sebagai tempat tinggal bagi tiga ekor kucing bernama Sangbiao, Cuihua, dan anak mereka, Cuiguo, yang lahir pada Juni lalu.
Keberadaan rumah kaca tersebut menarik perhatian publik karena dijuluki sebagai kantor pengendalian tikus bandara. Pihak bandara juga rutin membagikan aktivitas ketiga kucing itu melalui media sosial.
Sangbiao dan Cuihua awalnya merupakan kucing liar yang hidup di kawasan pembangunan terminal baru bandara. Setelah proyek selesai, keduanya tetap tinggal di sekitar terminal.
Pada paruh kedua tahun lalu, petugas bandara menyadari populasi tikus di kawasan tersebut menurun berkat keberadaan kedua kucing itu. Sejak saat itu, pihak bandara memutuskan untuk tidak mengusir mereka, melainkan menyediakan makanan di lokasi tertentu.
Baca Juga: DPR Usul Aturan Larang Perdagangan Daging Kucing dan Anjing
Popularitas pasangan kucing tersebut meningkat setelah sejumlah penumpang mengunggah video mereka ke media sosial. Banyak warganet kemudian menyebut keduanya sebagai "petugas kantor pengendalian tikus bandara".
Melihat respons positif dari publik, pengelola bandara resmi mengadopsi kedua kucing tersebut pada awal tahun ini. Mereka bahkan mengajak pengguna media sosial untuk memberikan usulan nama sebelum akhirnya membangun rumah kaca khusus sebagai tempat tinggal mereka.
Fasilitas tersebut dilengkapi dengan sistem ventilasi, dispenser air minum, serta area bermain bagi kucing. Bandara juga menugaskan sejumlah pegawai untuk merawat mereka sekaligus mengajak mereka berpatroli secara rutin di area bandara.
Setiap pagi, ketika aktivitas penumpang masih sepi, dua kucing dewasa dilepas untuk memeriksa sejumlah lokasi seperti area sabuk konveyor, dapur kantin utama, hingga gudang penyimpanan guna mencari tikus.
Menurut pihak bandara, sejak mengadopsi dan memanfaatkan ketiga kucing tersebut sebagai pengendali hama pada awal tahun ini, tidak ada lagi laporan gangguan tikus di kawasan bandara.
Kucing (Istimewa)