Polda Metro Jaya Kerahkan 1.263 Personel untuk Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Jul 2026, 18:54
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/7/2026) Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/7/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Polda Metro Jaya mengerahkan 1.263 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel yang diterjunkan berasal dari unsur kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Personel ditempatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta yang hadir, termasuk menjamin kegiatan aktivitas masyarakat secara rutin tetap berjalan," kata Budi di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, kepolisian telah menyiapkan pengaturan akses keluar masuk kawasan Monas bagi masyarakat maupun tamu undangan.

Peserta zikir dapat memasuki lokasi melalui Pintu Timur Laut Monas, Pintu Tenggara Monas, Pintu Lapangan IRTI, dan Pintu Barat Monas. Sementara itu, Pintu Barat Laut Monas dikhususkan sebagai akses Presiden, Wakil Presiden, serta tamu undangan VVIP dan VIP.

Baca juga: Polda Metro Jaya Mulai Proses Penghentian Penyelidikan Usai PWI Cabut Laporan Terhadap Hotman Paris

Selain mengatur akses masuk, polisi juga melakukan sterilisasi lokasi serta menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup.

"Disiapkan kantong-kantong parkir termasuk melaksanakan deteksi dini, langkah-langkah upaya sterilisasi lokasi, serta pengamanan terbuka dan tertutup," ujar Budi.

Terkait arus lalu lintas di sekitar Monas, Budi menjelaskan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Pihaknya berupaya menjaga kelancaran akses bagi peserta zikir tanpa mengganggu mobilitas masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Kita sama-sama berharap kegiatan doa dan zikir bersama dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Lapangan Monas pada Sabtu (1/8). Menurutnya, kegiatan tersebut terbuka untuk umum.

Baca juga: Kuliner Bertema “Harmony of Indonesia” Sambut Hari Kemerdekaan

“Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas pada Sabtu, 1 Agustus 2026,” ujar Menag di Jakarta, Rabu (29/7).

Acara akan berlangsung pukul 17.00–21.30 WIB sebagai bagian dari rangkaian menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Masyarakat sudah dapat memasuki kawasan acara mulai pukul 15.00 WIB melalui security door yang tersedia di sisi utara dan selatan Monas. Bagi peserta yang belum dapat masuk ke area utama, panitia menyediakan layar LED di area luar agar seluruh rangkaian acara tetap dapat disaksikan.

Baca juga: Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Digelar 1 Agustus 2026, Terbuka untuk Umum

(Sumber:Antara)

HIGHLIGHT

x|close