Prabowo Saksikan Akad Massal KPR FLPP untuk 62.710 Penerima, dari Guru SD hingga Pengemudi Ojol

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jul 2026, 20:53
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Prabowo Saksikan Akad Massal KPR FLPP untuk 62.710 Penerima, dari Guru SD hingga Pengemudi Ojol. Prabowo Saksikan Akad Massal KPR FLPP untuk 62.710 Penerima, dari Guru SD hingga Pengemudi Ojol. (Bakom)

Ntvnews.id, Batang - Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan pelaksanaan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diikuti oleh 62.710 penerima, Kamis, 30 Juli 2026.

Seluruh penerima tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari guru sekolah dasar, tenaga kesehatan, buruh, petani, nelayan, hingga pengemudi ojek online. Para penerima tersebut mengikuti akad di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Ini merupakan akad massal ketiga yang diselenggarakan pemerintah sejak tahun lalu. Sebelumnya, pemerintah telah menyelenggarakan akad massal pertama pada 29 September 2025 bagi 26.000 penerima, sementara akad massal kedua diselenggarakan pada 18 Desember 2025 bagi 50.030 penerima.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa bahagianya karena masyarakat dapat memperoleh akses terhadap hunian yang terjangkau. Ia kemudian mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen menyediakan rumah layak, khususnya bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sudah menjadi tekad kita agar seluruh warga Indonesia bisa memiliki rumah yang layak. Untuk itu kita bekerja keras dengan berbagai program, dan kita terus merencanakan serta memikirkan cara-cara terbaik untuk melipatgandakan jumlah rumah yang bisa dinikmati oleh rakyat kita,” kata Prabowo.

Kendati demikian, Prabowo enggan berpuas diri. Menurutnya, pemerintah akan terus bekerja keras merencanakan dan menghadirkan berbagai inovasi agar masyarakat Indonesia, khususnya kelompok MBR, dapat segera memiliki hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga terjangkau.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh unsur bangsa untuk bersatu dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

“Kuncinya adalah kerja sama. Kita semua adalah anak-anak Indonesia. Kita berada dalam satu keluarga besar, dalam satu kapal besar yang bernama NKRI. Dengan saling percaya, saling mendukung, saling mengisi, dan saling memperkuat, kita akan mencapai hal-hal yang besar,” ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo mengatakan bahwa pemerintah sangat memahami kebutuhan akan hunian merupakan persoalan yang fundamental. Karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat realisasi program tersebut mengingat besarnya kebutuhan masyarakat.

“Saya tidak mau banyak berjanji. Namun, kita akan terus menjalankan rencana-rencana yang telah disusun. Kita akan bekerja dengan sangat cepat agar segera dapat memberikan hasil nyata kepada rakyat sekaligus menggerakkan ekonomi kita,” imbuhnya.

x|close