Soal ‘Londo Ireng’, Menteri HAM: Pak Prabowo Titip Pesan ‘I Love You’ untuk Wartawan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 15:17
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai tiba untuk memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (4/5/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bar/am. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai tiba untuk memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (4/5/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bar/am. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, memberikan klarifikasi resmi terkait penggunaan istilah londo ireng yang sempat memicu polemik di ruang publik. Pigai menegaskan bahwa istilah tersebut sama sekali tidak ditujukan kepada kalangan wartawan, pengamat, maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Dalam keterangannya kepada awak media, Pigai justru membawa pesan sejuk dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan bahwa Kepala Negara sangat menghargai peran pers dalam demokrasi Indonesia.

“Pesan Pak Prabowo ya dari sana, Istana. Sampaikan i love you untuk wartawan. Pak Prabowo sampaikan salam dan rasa sayang untuk rekan-rekan wartawan,” ujar Pigai, 29 Juli 2026.

Pigai menjelaskan bahwa istilah londo ireng memiliki makna spesifik dan tidak boleh disalahartikan sebagai serangan terhadap profesi tertentu. Menurutnya, istilah itu merujuk pada perilaku individu atau kelompok yang lebih mengutamakan kepentingan asing di atas kepentingan bangsa sendiri.

“Londo ireng merujuk kepada orang yang membantu pihak asing untuk mengkhianati kepentingan masyarakat maupun bangsa. Istilah itu tidak melekat pada profesi tertentu, baik itu wartawan, pengamat, maupun LSM,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kritik dan masukan dari insan pers serta aktivis sangat dibutuhkan dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu, tidak ada niatan dari pemerintah untuk menyudutkan profesi-profesi tersebut dengan label negatif.

Lebih lanjut, Pigai mengungkapkan bahwa sebelum menemui awak media, dirinya sempat mendapatkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginginkan agar sinergi dan hubungan harmonis antara pemerintah dan pers tetap terjaga dengan baik.

“Presiden meminta agar hubungan pemerintah dan wartawan tetap terjalin baik. Beliau sangat peduli terhadap keterbukaan informasi dan peran media sebagai pilar demokrasi,” tambahnya.

x|close