Ntvnews.id, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat deputi baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi guna memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, pihaknya telah menerima keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait pengangkatan para deputi baru di lingkungan BGN.
"Kemarin sore kami menerima keputusan yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto mengenai pengangkatan para deputi di lingkungan BGN. Tentu kami sangat senang karena BGN membutuhkan tim yang kuat untuk bersama-sama memperbaiki kelembagaan BGN sekaligus menyempurnakan Program MBG," kata Agustina di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.
Menurut dia, kehadiran jajaran pimpinan baru diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran Program MBG sehingga setiap rupiah yang digunakan dapat dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Lima pejabat yang dilantik sebagai pimpinan tinggi madya tersebut terdiri atas Lili Familia yang dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Utama BGN. Sebelumnya, ia merupakan Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN.
Baca juga: BGN Evaluasi Lokasi SPPG, Prioritaskan Daerah Rawan Stunting dan Kelompok Rentan
Lili berasal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan memiliki pengalaman sekitar 32 tahun, terutama di lingkungan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Sementara itu, jabatan Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN diemban oleh Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea. Ia merupakan dokter bergelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang memiliki keahlian di bidang epidemiologi, imunisasi, serta penanggulangan penyakit menular.
Posisi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN dipercayakan kepada Ketut Sumedana. Ia memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di Kejaksaan Agung (Kejagung) serta menyandang gelar doktor ilmu hukum. Pengalaman tersebut diharapkan mendukung pengawasan terhadap berbagai persoalan di lapangan, termasuk dugaan keracunan maupun bentuk penyimpangan lainnya.
Selanjutnya, Zainuri ditunjuk sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN. Sebelum bergabung, ia menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ia juga mengantongi sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE) beserta sejumlah sertifikasi lain, termasuk di bidang pengadaan barang dan jasa.
Baca juga: Istana Pastikan Anggaran MBG Berpotensi Turun Usai Evaluasi dan Efisiensi Program
Adapun Mariman Darto dipercaya mengisi jabatan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN. Sebelumnya, ia bertugas sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Mariman memiliki latar belakang di bidang ekonomi, perencanaan, dan kebijakan publik. Pengalamannya dalam merumuskan kebijakan dinilai penting untuk menjembatani antara konsep strategis dengan pelaksanaan program di lapangan.
(Sumber: Antara)
Dari kiri ke kanan: Ketut Sumedana selaku Deputi bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN; Mariman Darto selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN; Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari; Wakil Kepala BGN Trenggono; Lili Familia selaku Sekretaris Utama BGN; Zainuri selaku Deputi bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN; dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN dalam konferensi pers di Gedung BGN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat (Antara)