AS, Jepang, dan Kosel Perkuat Aliansi Keamanan Hadapi Ancaman Korea Utara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 09:13
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Bendera Korea Utara (korut) Bendera Korea Utara (korut) (Istimewa)

Ntvnews.id, Seoul - Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan kembali menegaskan komitmen mereka untuk mempererat kerja sama keamanan trilateral dalam menghadapi ancaman program nuklir dan rudal Korea Utara.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan Trilateral Chiefs of Defense (Tri-CHOD) yang berlangsung di Pentagon, Rabu, 15 Juli 2026.

Dilansir dari AFP, Jumat, 17 Juli 2026, Pertemuan itu dihadiri Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine, Kepala Staf Gabungan Jepang Jenderal Hiroaki Uchikura, serta Ketua Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Jenderal Jin Yong-sung.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pemerintah Jepang, ketiga negara menegaskan bahwa penguatan kerja sama keamanan trilateral menjadi langkah penting untuk menghadapi ancaman nuklir dan rudal Korea Utara yang terus berkembang. Kerja sama tersebut juga dinilai penting guna menjaga stabilitas di Semenanjung Korea, kawasan Indo-Pasifik, serta wilayah sekitarnya.

AS, Jepang, dan Korea Selatan juga sepakat melanjutkan koordinasi dalam upaya mendorong denuklirisasi penuh Korea Utara sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Baca Juga: Kim Jong Un Tingkatkan Nuklir Korea Utara, AS Kalang Kabut

Namun, hingga kini Korea Utara tetap mempertahankan sikap bahwa statusnya sebagai negara bersenjata nuklir tidak dapat diubah.

Selain memperkuat koordinasi terkait isu nuklir, ketiga negara berkomitmen memperdalam kerja sama di berbagai bidang pertahanan serta mempertahankan pelaksanaan latihan militer trilateral tahunan Freedom Edge.

Jepang dijadwalkan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Tri-CHOD berikutnya pada tahun depan.

Selain tiga kepala staf gabungan, forum tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi militer Amerika Serikat, di antaranya Komandan Pasukan AS di Korea Selatan Jenderal Xavier Brunson, Komandan Pasukan AS di Jepang Letnan Jenderal Stephen Jost, serta Wakil Komandan Komando Pasifik AS Letnan Jenderal George Rowell.

x|close