Ntvnews.id, Gaza - Tujuh warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka setelah serangkaian serangan Israel menghantam beberapa wilayah di Gaza pada Selasa, 7 Juli 2026, berdasarkan informasi dari sumber Palestina.
Salah satu korban meninggal merupakan Direktur Hubungan Masyarakat Komite Mesir di Jalur Gaza, Mohammed al-Waheidi. Serangan yang dilakukan melalui drone dan serangan udara tersebut menyasar sejumlah wilayah, termasuk Gaza City serta Khan Younis yang berada di bagian selatan Gaza, menurut sumber setempat.
Selain itu, Angkatan Laut Israel dilaporkan menahan tujuh nelayan Palestina saat mereka berada di perairan lepas pantai Gaza bagian tengah. Informasi tersebut disampaikan oleh koordinator Serikat Komite Nelayan Gaza (Gaza Fishermen Committees Union), Zakaria Bakr.
Baca Juga: Korban Tewas di Gaza Dilaporkan Capai 73.058 Jiwa Sejak Oktober 2023
Di sisi lain, militer Israel menyampaikan bahwa pihaknya telah membunuh Ahmed Yahya Ibrahim al-Batsh, yang disebut sebagai komandan unit elite Hamas, dalam serangan di Gaza utara dua hari sebelumnya. Israel juga menyatakan telah menewaskan Hamouda Abu Daqqa, komandan intelijen militer Hamas, dalam serangan di wilayah Gaza selatan pada Senin, 6 Juli 2026.
Pada hari yang sama, otoritas kesehatan Gaza menyebut sejumlah rumah sakit menerima empat jenazah dan 11 korban luka dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Dengan tambahan tersebut, total korban meninggal sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025 mencapai 1.076 orang, sementara 3.474 orang lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Nasib Pemerintahan di Gaza Usai Dibubarkan Hamas
Otoritas kesehatan Gaza juga menyampaikan bahwa jumlah keseluruhan korban meninggal sejak konflik dimulai pada Oktober 2023 telah mencapai 73.102 orang. Sementara itu, sebanyak 173.582 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Warga yang kembali ke rumah mereka disambut dengan kehancuran parah saat mereka mulai kembali ke rumah mereka di Kota Gaza, Gaza, seiring berlakunya gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina, Jumat, 10 Oktober 2025. (Antara)