Warga Patungan Rp1 Miliar Perbaiki Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Aceh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jul 2026, 10:33
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Jembatan Enang-enang di Aceh Jembatan Enang-enang di Aceh (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Semangat gotong royong warga membuahkan hasil. Setelah hampir satu tahun akses Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Aceh, terputus akibat longsor yang dipicu bencana hidrometeorologi pada November tahun lalu, jalur tersebut akhirnya kembali dapat dilintasi.

Perbaikan jalan nasional yang menjadi pintu gerbang menuju Dataran Tinggi Gayo itu bukan dibiayai melalui anggaran pemerintah, melainkan hasil swadaya masyarakat. Warga yang kecewa karena akses vital tersebut tak kunjung diperbaiki memilih menggalang dana dan bergotong royong untuk membangun kembali jalan beserta jembatannya.

Inisiator gerakan tersebut, Sahrial Abadi, mengungkapkan bahwa proses pengaspalan dan pembangunan jembatan telah rampung sehingga jalur resmi dibuka kembali pada Kamis (2/7/2026).

“Jalan hari ini resmi kita buka, proses pengaspalan dan perbaikan jembatan sudah selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” ungkap Sahrial Abadi, inisiator perbaikan Jalan Enang-Enang, Kamis (2/7/2026).

Peresmian jalan dan jembatan berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan warga. Prosesi diawali doa bersama dan lantunan shalawat sebelum dilakukan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya kembali jalur yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah Tengah Aceh.

Sahrial yang selama ini memimpin gerakan swadaya masyarakat tampak tak kuasa menahan haru. Di tengah antusiasme warga yang memadati lokasi, ia beberapa kali menyeka air mata karena bahagia melihat perjuangan bersama akhirnya membuahkan hasil.

Baca Juga: Seskab: Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Bakal Teken 26 MoU

Prosesi peresmian turut didampingi tokoh ulama karismatik Aceh, Tengku Muhammad Yusuf Nasir atau Abiya Jeunib. Masyarakat dari berbagai kalangan hadir menyaksikan momen tersebut, termasuk para ibu yang antusias menjadi bagian dari peristiwa bersejarah bagi masyarakat Dataran Tinggi Gayo.

Dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat untuk memperbaiki Jalan dan Jembatan Enang-Enang mencapai Rp1,081 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp526 juta telah digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan, sedangkan sisanya sekitar Rp555 juta akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan fasilitas pendukung.

Panitia juga menegaskan bahwa penggunaan seluruh dana hasil donasi masyarakat akan dipublikasikan secara transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para penyumbang.

Bagi Sahrial, pembangunan Jalan dan Jembatan Enang-Enang tidak hanya bertujuan membuka kembali akses transportasi warga. Lebih dari itu, keberhasilan proyek swadaya ini menjadi simbol bangkitnya semangat persatuan dan gotong royong masyarakat Gayo di tengah keterbatasan.

Dukungan masyarakat selama proses pembangunan juga diungkapkan oleh salah seorang pengguna Instagram @bobbiwahab yang ikut membagikan pengalamannya.

"Hampir aja gak dapat izin dari Dinas terkait, namun berkat suara teman2 semua, Alhamdulillah di izinkan melanjutkan hingga selesai. Terima kasih suara teman2 semua untuk Aceh kami," ungkapnya.

x|close