Ntvnews.id, Jakarta - Pemuda inisial DF (20) ditemukan tewas bersimbah darah di Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Korban ditemukan meninggal dunia dengan leher tersayat di kamar mandi rumahnya, Minggu, 5 Juli 2026. Korban diduga dibunuh.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, menjelaskan dari hasil pemeriksaan awal di lokasi polisi menemukan adanya luka robek atau sayatan pada leher korban yang diduga menjadi penyebab kematian.
"Untuk kondisi korban saat ditemukan memang terdapat luka robek atau sayatan pada leher. Saat ini kami masih melakukan pendalaman serta memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi," ujarnya, Senin, 6 Juli 2026.
Menurut dia, luka sayatan di leher korban memiliki panjang sekitar 3 sampai 5 sentimeter. Beberapa keluarga korban yang berada di dalam rumah saat kejadian telah dimintai keterangan. Polisi pun masih mengumpulkan informasi dari para saksi guna mengungkap kronologi dan pelaku di balik peristiwa ini.
Kendati penyelidikan masih berlangsung, Rachmad menduga mengarah pada kasus pembunuhan.
"Untuk sementara dugaan kami adalah pembunuhan. Namun kami masih menunggu hasil visum serta melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian korban," jelas dia.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah pisau dan telepon genggam milik korban. Barang bukti tersebut saat ini masih diperiksa.
Terkait adanya informasi sejumlah teman korban datang ke rumah sebelum kejadian, polisi masih melakukan penyelidikan.
Korban diketahui menempati rumah tersebut bersama tiga saudaranya. Korban sehari-hari bekerja sebagai anak buah kapal (ABK).
Mayat pemuda ditemukan di kamar mandi rumahnya. (Instagram Radar Tegal )