Ntvnews.id, Malang - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menegaskan bahwa program Rumah Inovasi Daerah disiapkan untuk membangun ekosistem riset dan inovasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan pembangunan nasional.
Saat menjadi pembicara dalam Kuliah Umum Riset Nasional yang digelar di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM), Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, 3 Juli 2026, Arif mengatakan perguruan tinggi perlu mengoptimalkan pemanfaatan Rumah Inovasi Daerah sebagai sarana pengembangan riset dan inovasi.
"Kampus punya sumbangan pada penguatan penelitian dan pengembangan UMKM dan industri di daerah. Nanti, setiap provinsi akan dibangun Rumah Inovasi Daerah," katanya.
Menurut Arif, penguatan ekonomi nasional harus diawali dengan memperkokoh perekonomian di masing-masing daerah. Karena itu, diperlukan sebuah program yang dapat menjadi wadah bagi para peneliti untuk melakukan penelitian sekaligus mengembangkan berbagai inovasi.
Baca Juga: BRIN Dorong Kolaborasi Riset Ilmu Sosial dengan China
Ia menjelaskan, Rumah Inovasi Daerah dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan peneliti dari berbagai perguruan tinggi dalam satu provinsi. Melalui kolaborasi tersebut, para peneliti dapat saling bertukar gagasan, menyusun konsep, hingga mengimplementasikan hasil riset dan inovasi untuk menjawab berbagai persoalan strategis di tingkat provinsi maupun daerah.
Sebelum program tersebut diterapkan di setiap provinsi, BRIN terlebih dahulu akan meluncurkan Rumah Inovasi Indonesia.
"September baru kami launching Rumah Inovasi Indonesia, setelah itu baru Rumah Inovasi Daerah akan kami launching," ujar dia.
Di sisi lain, BRIN juga mendorong semakin banyak perguruan tinggi memiliki fasilitas science techno park guna mempercepat proses hilirisasi hasil riset dan inovasi yang dihasilkan peneliti, dosen, maupun mahasiswa.
"Dengan kampus membangun science techno park maka itu akan menjadi jembatan bagi hubungan kampus dengan industri," katanya.
(Sumber: Antara)
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyampaikan materi pada Kuliah Umum Riset Nasional di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Negeri Malang (UM), Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, 3 Juli 2026 (Antara)