30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Bertugas Awal Agustus 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 11:53
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026. Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Koperasi akan mulai menempatkan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di berbagai daerah mulai Agustus 2026. Penempatan dilakukan setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian pelatihan yang tengah berlangsung.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan proses penugasan akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan penyelesaian pembangunan gudang, gerai, serta berbagai fasilitas pendukung Kopdes Merah Putih di masing-masing wilayah.

"Insya Allah nanti awal Agustus sudah selesai mereka mengikuti pelatihan dan langsung kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang juga bersamaan dengan pembangunan fisik gudang, gerai, dan alat kelengkapan yang sudah selesai dibangun," kata Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Ia mengatakan para manajer akan ditempatkan di daerah asal masing-masing. Langkah tersebut dinilai dapat mempermudah pengelolaan koperasi karena para manajer lebih memahami kondisi dan karakteristik wilayah tempat mereka bertugas.

Baca JugaKSP dan Kemenkop Evaluasi Koperasi Merah Putih, Perpres Operasionalisasi Didorong Segera Terbit

Saat ini para calon manajer masih mengikuti program latihan bela negara yang disertai pelatihan manajerial. Skema pelatihan tersebut merupakan hasil penyesuaian pemerintah setelah melakukan evaluasi terhadap program yang sebelumnya dikenal sebagai pelatihan komponen cadangan (Komcad), menyusul meninggalnya lima peserta dalam pelaksanaannya.

Sebagai bagian dari evaluasi itu, durasi latihan bela negara dipersingkat dari semula satu bulan menjadi dua pekan.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan setelah menyelesaikan latihan bela negara, para peserta akan mengikuti pelatihan manajerial yang disusun Kementerian Koperasi pada 17 hingga 31 Juli 2026.

Materi yang diberikan meliputi 12 modul pembelajaran, mulai dari filosofi dan regulasi perkoperasian, kelembagaan, tata kelola koperasi, manajemen operasional, hingga digitalisasi Kopdes Merah Putih.

Baca JugaKetemu KSP, Menkop Dorong Perpres Kopdes Merah Putih Segera Terbit untuk Perkuat Operasional Program

Meski pelatihan tetap berlangsung di pusat pendidikan dan pelatihan yang digunakan untuk program bela negara, seluruh kurikulum dan tenaga pengajar berada di bawah koordinasi Kementerian Koperasi.

Farida menambahkan, pada akhir pelatihan seluruh peserta akan menjalani uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut diharapkan memastikan Kopdes Merah Putih dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional.

Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 2 Juli 2026, sekitar 35 ribu titik pembangunan gerai koperasi telah terverifikasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 ribu unit saat ini masih dalam tahap pembangunan.

(Sumber: Antara)

x|close