Cek Fakta: Kemhan Bantah Video Peserta SPPI Dilatih di Saluran Got dan Memegang Senjata

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 19:34
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Video Peserta SPPI Dilatih di Saluran Got dan Memegang Senjata Hoax! Video Peserta SPPI Dilatih di Saluran Got dan Memegang Senjata Hoax! (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemhan) membantah narasi yang beredar di media sosial yang menyebut peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menjalani pelatihan di saluran got dan memegang senjata.

Melalui unggahan di akun resmi media sosialnya, Kemhan menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks atau tidak benar.

Dalam klarifikasinya, Kemhan menjelaskan bahwa video yang ramai beredar bukan merupakan dokumentasi kegiatan peserta Program SPPI.

Menurut Kemhan, rekaman yang beredar sebenarnya berasal dari dokumentasi kegiatan Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara (Komcad ASN), namun kemudian disalahartikan dan dikaitkan dengan peserta SPPI.

"Beredar sejumlah video di media sosial dengan narasi 'Peserta SPPI dilatih di saluran got' dan 'Peserta SPPI memegang senjata'. Video tersebut adalah hoaks," tulis Kemhan.

Kemhan juga menegaskan bahwa narasi yang menghubungkan video tersebut dengan peserta SPPI tidak sesuai fakta.

"Faktanya, video-video tersebut bukan merupakan dokumentasi kegiatan peserta Program SPPI. Dokumentasi kegiatan Komcad ASN telah disalahartikan sebagai dokumentasi kegiatan peserta SPPI."

Lebih lanjut, Kemhan menyebut informasi yang keliru tersebut telah menyebar di berbagai platform media sosial maupun sejumlah media daring.

"Narasi yang mengaitkan video tersebut dengan peserta SPPI tidak benar. Informasi keliru tersebut telah tersebar luas di berbagai platform media sosial maupun media daring."

Kesimpulan

Klaim: Video yang beredar menunjukkan peserta Program SPPI dilatih di saluran got dan memegang senjata.

Hasil cek fakta: Hoaks.

Berdasarkan klarifikasi resmi Kementerian Pertahanan, video yang beredar bukan merupakan dokumentasi kegiatan peserta Program SPPI, melainkan dokumentasi kegiatan Komcad ASN yang disalahartikan dan kemudian dikaitkan dengan SPPI.

Kemhan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya. Mari bersama-sama mengutamakan informasi dari sumber resmi agar ruang digital tetap sehat, cerdas, dan bertanggung jawab."

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kementerian Pertahanan RI (@kemhanri)

 
x|close