Reaksi Tak Terduga Netanyahu Hadapi Kemarahan Trump

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jun 2026, 09:06
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump mengadakan konferensi pers tak lama setelah insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner di Gedung Putih di Washington, DC, Alerika Serikat, Minggu (25/4/2026). ANTARA/Celal Güne?/Anadolu/pri. Arsip foto - Presiden AS Donald Trump mengadakan konferensi pers tak lama setelah insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner di Gedung Putih di Washington, DC, Alerika Serikat, Minggu (25/4/2026). ANTARA/Celal Güne?/Anadolu/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons dengan tenang laporan mengenai kemarahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap dirinya. Netanyahu menegaskan bahwa meski sempat terjadi perbedaan pandangan, keduanya tetap memiliki tujuan yang sama terkait pelucutan senjata Hizbullah demi mewujudkan perdamaian antara Israel dan Lebanon.

Sebelumnya, Trump mengakui dalam wawancara yang dipublikasikan oleh New York Post pada Rabu, 3 Juni 2026, bahwa dirinya sempat terlibat ketegangan dengan Netanyahu dua hari sebelumnya. Dalam percakapan tersebut, Trump dilaporkan melontarkan kata-kata keras kepada pemimpin Israel itu.

Kemarahan Trump dipicu oleh operasi militer Israel terhadap Hizbullah yang dinilai berpotensi mengganggu proses diplomasi dengan Iran serta mengancam keberlangsungan gencatan senjata regional yang masih rapuh.

"Anda benar-benar gila (You are fucking crazy). Apa yang Anda lakukan?" cetus Trump kepada Netanyahu saat itu. Trump mengatakan hal itu kepada Netanyahu setelah mengetahui adanya aksi militer Israel di Lebanon.

Baca Juga: Trump Berkelakar Israel Bisa Bertahan Berkat Kebijakannya

Menanggapi hal tersebut, Netanyahu dalam wawancara dengan CNBC menekankan bahwa dirinya dan Trump memiliki pandangan yang sejalan dalam menghadapi Hizbullah.

"Hizbullah adalah proksi Iran yang menodongkan senjata ke seluruh warga Lebanon dan menggunakan Lebanon sebagai platform untuk meluncurkan rudal teror ke kota-kota kami, untuk meluncurkan drone pembunuh terhadap warga sipil kami," kata Netanyahu dalam wawancara tersebut, seperti dilansir dari AFP, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurut Netanyahu, pelucutan senjata Hizbullah menjadi syarat utama untuk menciptakan stabilitas di Lebanon sekaligus membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan dengan Israel.

"Jadi, jika kita ingin menyelamatkan Lebanon, jika kita ingin mencapai perdamaian Lebanon-Israel, seperti yang saya inginkan, kita harus melucuti senjata Hizbullah dan kita harus melakukan demiliterisasi Lebanon. Dan saya tahu bahwa ini adalah tujuan yang sama antara presiden dan saya, dan itulah yang harus kami lakukan," tutur Netanyahu.

Pemimpin Israel itu juga menyatakan bahwa hubungan kerja sama dengan Trump selama ini berjalan baik meskipun sesekali terdapat perbedaan pendekatan dalam menjalankan kebijakan.

"Kami memiliki banyak kesepakatan, kami sepakat pada hal-hal utama," kata pemimpin negeri Yahudi itu.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat (25/42026). ANTARA/Anadolu/Celal G&uuml;ne?. <b>(Antara)</b> Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat (25/42026). ANTARA/Anadolu/Celal Güne?. (Antara)

"Ada perbedaan taktis. Kami selalu menemukan cara untuk menyelesaikannya, dan kami melakukannya sebagai teman baik. Kami bisa berbeda pendapat di pagi hari, dan pada sore hari, kami telah melakukan tindakan bersama," ujarnya.

Saat ditanya apakah insiden tersebut memengaruhi hubungannya dengan Trump, Netanyahu membantah adanya perubahan dalam relasi keduanya.

"Tidak".

Ia bahkan menyebut Trump sebagai sosok yang paling mendukung Israel dibandingkan presiden-presiden AS sebelumnya.

"Ini adalah hubungan yang hebat, karena dia adalah teman terbaik yang pernah dimiliki Israel di Gedung Putih," katanya.

"Dia menghormati saya. Saya menghormatinya. Kami selalu menemukan cara untuk menyelesaikan perbedaan kami," tandasnya.

x|close