Nilai Dugaan Pemerasan Wamen Imipas Silmy Karim Disebut Tembus Ratusan Miliar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jun 2026, 11:27
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Rompi Oranye KPK Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Rompi Oranye KPK (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap nilai dugaan pemerasan dalam perkara yang menjerat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim bersama sejumlah pihak lainnya mencapai angka fantastis. Hingga saat ini, total dugaan pemerasan yang berhasil diidentifikasi penyidik disebut telah menembus ratusan miliar rupiah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaganya masih terus mendalami aliran dana dalam perkara tersebut. Meski belum merinci nominal pasti, KPK memastikan jumlah uang yang terkait dengan dugaan pemerasan tersebut sangat besar.

"Nanti kami akan sampaikan angkanya dalam konferensi pers. Nanti kita akan update ya. Nanti kita akan update ya, (totalnya) mencapai ratusan miliar," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: Rupiah Kamis Dibuka Melemah Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS

Selain menelusuri nilai dugaan pemerasan, penyidik juga menyita berbagai aset yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Barang bukti yang diamankan mencakup uang tunai dalam berbagai mata uang asing, simpanan dana di rekening, kendaraan, hingga logam mulia.

"Memang beberapa dalam bentuk valas dan juga ada yang di rekening. Ada US dollar, ada Singapore dollar. Ada tujuh mobil, kemudian ada 15 motor, dan juga 11 sepeda ya, 6 MTB dan juga 4 Brompton," tutur Budi.

Penyitaan aset dalam kasus ini menunjukkan besarnya nilai ekonomi yang sedang ditelusuri penyidik. Selain kendaraan, KPK juga mengamankan logam mulia yang nilainya diperkirakan cukup signifikan.

"Selain itu juga tim mengamankan logam mulia dalam bentuk emas ada sekitar ratusan gram," pungkasnya.

Kasus yang menjerat Silmy Karim dan sejumlah pihak lainnya menjadi sorotan karena nilai dugaan pemerasannya disebut mencapai ratusan miliar rupiah, salah satu angka terbesar yang diungkap KPK dalam perkara yang berkaitan dengan sektor keimigrasian. KPK menyatakan akan memaparkan lebih lanjut rincian nominal serta konstruksi perkara tersebut dalam konferensi pers berikutnya.

x|close