Ntvnews.id, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat menggelar Proklamasi Democracy Forum (PDF) di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan itu mengambil tema "Dampak Ekonomi–Politik Global Pasca 3 Bulan Perang Iran vs AS–Israel: Langkah Mitigasi Apa yang Perlu Dilakukan Indonesia?"
Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, diskusi PDF yang dilaksanakan BRAINS memang rutin digelar. Upaya ini dilakukan guna melahirkan jalan keluar dari Partai Demokrat, terhadap berbagai persoalan bangsa.
"Dskusi ini tematik, artinya tergantung tema yang tentu ini penting untuk diangkat dan kemudian bisa melahirkan solusi-solusi bagi bangsa dan negara," ujar Herman kepada wartawan.
"Solusi bagi situasi dan masalah hari ini. Itu yang tentu menjadi niat baik kami di Partai Demokrat," imbuhnya.
Baca Juga: Demokrat AS Pertimbangkan Gugatan terhadap Trump soal Operasi Militer Iran
Herman mengungkapkan, hasil dari forum tersebut, nantinya ialah solusi atau masukan jangka menengah dan panjang. Tentang apa yang harus dilakukan Indonesia, menghadapi berbagai tantangan dari dalam dan luar negeri.
"Meski kami yakin bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga telah melakukan langkah-langkah strategis untuk bisa menjawab tantangan dari berbagai aspek, baik itu politik, ekonomi, keamanan, sosial berkait dengan dampak yang ditimbulkan dalam tiga bulan terakhir ini akibat perang Iran melawan Amerika dan Israel," paparnya.
Ujung dari gelaran Proklamasi Democracy Forum, lanjut Herman, ialah policy brief, atau hadirnya dokumen ringkas dan berbasis bukti yang menyajikan analisis masalah dan rekomendasi solusi secara spesifik kepada pembuat kebijakan. Policy brief tersebut, kata Herman bisa juga nantinya disampaikan kepada pemerintah.
Herman memastikan PDF yang diinisiasi BRAINS Partai Demokrat, sangat berguna bagi pembangunan bangsa.
"Bisa saja kami usulkan juga kepada pemerintahan. Melalui berbagai jalur, melalui saya misalkan di DPR RI untuk menyampaikan pada setiap rapat-rapat dengan instansi terkait," jelas Herman.
"Dan bahkan kami sekarang sedang membahas terhadap beberapa perjanjian bilateral yang saya kira isinya juga sangat menarik untuk memperkuat positioning Indonesia dalam bidang ekonomi. Jadi hal-hal seperti ini sangat memberikan manfaat besar bagi kemajuan bangsa negara," imbuhnya.
Adapun hadir sebagai narasumber dalam diskusi ini, antara lain Duta Besar RI untuk Iran periode 2007-2011 Iwan Wiranataatmaja, Kepala Analisis Ekonomi Bank Mandiri Andry Asmoro, Penasihat Militer perwakilan RI untuk PBB di New York periode 2017-2019 Mayjen TNI (Purn) Fulad, dan Kepala BRAINS Partai Demokrat Ahmad Khoirul Umam.
Sekjen Demokrat Herman Khaeron membuka Proklamasi Democracy Forum (PDF).