Kemendagri Salurkan Bansos untuk Korban Perang Suku di Jayawijaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 12:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri RI Theophilus Lukas Ayomi menyerahkan bantuan yang diterima oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayawijaya, Lekius Yikwa di kantor Bupati Jayawijaya. ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayawijaya. Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri RI Theophilus Lukas Ayomi menyerahkan bantuan yang diterima oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayawijaya, Lekius Yikwa di kantor Bupati Jayawijaya. ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayawijaya. (Antara)

Ntvnews.id, Wamena - Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pascakonflik perang suku yang terjadi di wilayah tersebut.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kasubdit Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri RI, Theophilus Lukas Ayomi, dan diterima oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayawijaya, Lekius Yikwa, di Kantor Bupati Jayawijaya.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Wamena pada Selasa, 19 Mei 2026, Theophilus menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan pelaksanaan di lapangan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.

Baca Juga: Infografik: Kemensos Coret 11 Ribu Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

“Kami atas nama Bapak Menteri Dalam Negeri, dalam pelaksanaan tugas di Kabupaten Jayawijaya yang dipimpin oleh Wamendagri, hari ini menyerahkan bantuan untuk penanganan korban konflik sosial yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran,” katanya.

Menurut dia, Kemendagri juga akan memberikan dukungan lanjutan kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui pendampingan administrasi guna mendukung proses penanganan pascakonflik.

“Selanjutnya, kami akan membantu pemerintah daerah melalui asistensi dalam penyiapan administrasi untuk penanganan berikutnya,” ujarnya.

Theophilus menjelaskan bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, hingga popok bayi.

Baca Juga: Kemensos Coret 11.000 Penerima Bansos yang Main Judol di Triwulan Pertama 2026

“Seluruh bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban dan pengungsi yang saat ini masih berada di sejumlah lokasi penampungan,” katanya.

Ia menambahkan, total keseluruhan bantuan masih dalam tahap pendataan oleh tim Kemendagri karena proses pengadaan dilakukan langsung di lapangan atas arahan Wamendagri Ribka Haluk.

“Pemerintah daerah nantinya melaporkan jumlah bantuan yang telah diberikan, karena pengadaan dilakukan langsung di lapangan. Tim kami akan mencatat dan melakukan verifikasi terhadap total bantuan tersebut,” ujarnya.

Pemerintah pusat juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dalam upaya penanganan korban, pemulihan kondisi sosial masyarakat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar kembali kondusif.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Load More
x|close