Ntvnews.id, Moskow - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengkritik para pemimpin negara-negara Eropa karena dinilai berulang kali menyampaikan klaim yang keliru terkait program nuklir Iran, sebagaimana dilaporkan Press TV pada Minggu.
Dalam percakapannya dengan Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, Araghchi menyampaikan kekecewaan terhadap kebijakan negara-negara Eropa yang dianggap tidak konstruktif dan kurang bertanggung jawab dalam menyikapi isu tersebut.
Baca Juga: Iran Eksekusi Dua Tersangka Mata-mata Israel, Diduga Kumpulkan Intelijen di Area Nuklir Natanz
Ia menegaskan bahwa program nuklir Iran sepenuhnya bertujuan damai, sekaligus mendesak negara-negara Eropa untuk mengecam tindakan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta meminta pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran hukum internasional.
Baca Juga: Kenapa AS Tak Berani Serang Korut Meski Miliki Senjata Nuklir?
Sementara itu, Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, sebelumnya juga menyatakan kepada RIA Novosti bahwa berdasarkan doktrin keamanan serta fatwa pemimpin spiritualnya, Iran berulang kali menegaskan tidak mengembangkan senjata nuklir dan seluruh programnya bersifat damai.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu) (Antara)