Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkap adanya upaya perekrutan anak oleh jaringan teroris melalui gim daring, salah satunya platform Roblox. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 112 anak menjadi korban dalam kasus tersebut. Fenomena ini menjadi perhatian serius pemerintah karena menyasar kelompok usia rentan, yakni anak-anak dan remaja.
BNPT menjelaskan bahwa modus perekrutan dilakukan secara bertahap. Awalnya, pelaku mendekati korban melalui interaksi di dalam gim untuk membangun kedekatan emosional. Setelah itu, komunikasi diarahkan ke aplikasi pesan tertutup, sebelum akhirnya korban mulai dikenalkan dan didoktrin dengan paham terorisme.
Baca Juga: Prabowo Sebut Serangan Air Keras ke Aktivis adalah Terorisme: Usut Sampai Dalangnya!
Data BNPT menunjukkan bahwa korban mayoritas berusia 10 hingga 17 tahun dan tersebar di 26 provinsi di Indonesia. Kondisi ini menandakan bahwa ancaman radikalisasi digital telah meluas dan tidak terbatas pada wilayah tertentu, sehingga membutuhkan kewaspadaan dari berbagai pihak, terutama orang tua dan lingkungan sekitar.
Dalam upaya penanganan, BNPT telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya deradikalisasi terhadap anak yang terpapar, penangkapan pelaku jaringan teroris perekrut anak, serta pengusulan pemutusan akses terhadap lebih dari 8.000 konten bermuatan terorisme di internet dan media sosial selama periode Oktober 2024 hingga November 2025.
Baca Juga: Kim Jong-un Tuduh AS Lakukan Terorisme Global
BNPT juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital anak. Edukasi sejak dini mengenai bahaya radikalisme, memperhatikan perubahan perilaku anak, serta memanfaatkan fitur kontrol orang tua menjadi langkah penting dalam mencegah anak terpapar paham ekstrem. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan terhadap anak dari ancaman radikalisme di ruang digital.
Berikut Infografiknya:
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggagalkan perekrutan yang dilakukan jaringan teroris menggunakan gim daring Roblox menyasar anak-anak. Tercatat 112 anak menjadi korban perekrutan ini sepanjang 2025. (Antara)
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggagalkan perekrutan yang dilakukan jaringan teroris menggunakan gim daring Roblox menyasar anak-anak. Tercatat 112 anak menjadi korban perekrutan ini sepanjang 2025. (Antara)