Piyu Padi Simpan Dendam Selama 20 Tahun Terhadap Soleh Solihun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Feb 2026, 09:50
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Gitaris grup band Padi Reborn Piyu saat menyampaikan keterangan kepada awak media usai konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke di Jakarta Pusat pada Senin, 4 Agustus 2025. Gitaris grup band Padi Reborn Piyu saat menyampaikan keterangan kepada awak media usai konferensi pers Pagelaran Sabang Merauke di Jakarta Pusat pada Senin, 4 Agustus 2025. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Piyu Padi bocorkan rasa kekesalannya terhadap komedian Soleh Solihun, yang selama ini ia simpan selama 20 tahun. Menaruh dendam dalam hati, Piyu akhirnya meluapkan rasa kecewanya ke juri Indonesia Idol tersebut secara terbuka.

Soleh yang selama ini dikenal sebagai mulut racun saat menjadi juri, ternyata sempat mengkritik gaya bernyanyi Fadly, vokalis Padi. 

"Soleh ini termasuk yang dulu paling sering mengkritik kita. Terutama mengkritik gaya bernyanyinya Fadly," kata Piyu, 20 Februari 2026.

Kritikan pedas itu dilontrakan oleh Soleh Solihun di salah satu majalah ternama dan menyebut vokalis Padi memiliki gaya bernyanyi seperti orang bergumam.

"Pokoknya mengkritik cara bernyanyinya Fadly, ya pokoknya (dia bilang) vokalis Padi yang cara bernyanyinya seperti menggumam," sambungnya.

Tak hanya itu, bahkan Soleh juga menyebut jika gaya panggung Fadly saat nyanyi tidak lah menarik.

"Gue bilang tidak menarik penampilannya di panggung dan Piyu baru bilang tahun lalu pas dia ngomong, ternyata dendam 20 tahun disimpan," kata Soleh Solihun.

Baca Juga: Kementerian Kebudayaan Dorong Penguatan Ekosistem Musik Indonesia Timur

Baca Juga: Musikal Perahu Kertas, Hadirkan Kisah Keberanian dari Banyak Mimpi

"Tapi kan sekarang, sudah tidak ada dendam diantara kita," sahut Soleh.

Momen tersebut terjadi saat Padi hadir menjadi pengisi acara Indonesia Idol, dimana Piyu mengaku telah menyimpan luka tersebut selama 20 tahun.

"20 tahun memendam," kata Piyu.

Menurut Soleh, kritiknya di masa lalu yang berhubungan dengan Padi tersebut sontak menjadi hikmah dalam hidupnya agar lebih berhati-hati.

"Biasanya rata-rata musisi yang saya kritik marah-marah terus minimal tujuh tahun kemudian baru sadar 'Oh si Soleh bener omongannya'. Sekarang marah, nanti baru terasa berapa tahun kemudian. Omongan gue tuh kayak hikmah," pungkasnya.

x|close