Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran program makan bergizi gratis (MBG) tidak dipotong.
Purbaya mengatakan pemerintah mendukung langkah efisiensi selama tidak mengorbankan mutu program, terutama kualitas makanan bagi penerima manfaat
"MBG nggak saya potong. Mereka melakukan efisiensi sendiri. Kadang mereka tahu, saya melakukan, kadang saya buat begini. Pak Menteri setuju enggak setuju. Selama ada efisienya, saya setuju saja. Dan gak mengurangi kualitas makannya sendiri," ucap Purbaya di Kementerian Keuangan, Jumat 27 Maret 2026.
Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan upaya efisiensi anggaran juga diterapkan secara lebih luas di berbagai kementerian dan lembaga.
Baca juga: Purbaya Sindir Ekonom yang Sebut Ekonomi RI Akan Hancur 3 Bulan Lagi: Iya Kalau Mereka Menterinya
Ia mengungkapkan pemerintah menyiapkan tahapan efisiensi sebagai bagian dari strategi menutup kekurangan anggaran yang masih ada.
"Di tempat lain lah, di seluruh kementerian ada efisiensi ada tahap ketiga. Pokoknya yang ketiga itu kita desain bisa menutupi kekurangan anggaran yang ada," bebernya.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menyinggung soal anggaran Koperasi Desa Merah Putih.
Dirinya menyebut untuk anggaran Koperasi Desa Merah Putih tak terkena efisiensi.
Baca juga: Efisiensi, Purbaya Pilih Geser 213 Pegawai DJA ke DJP Ketimbang Rekrut Baru
"Enggak, anggaran Koperasi Merah Putih kan dari itu. Saya hanya harus bayar sekitar Rp40 triliun untuk nyicil utang Koperasi Merah Putih," papar Purbaya.
"Tapi itu diambil dari dana yang tadinya anggaran yang mungkin peluang bocornya banyak. Kalau yang ini jadi bagus dipakai untuk suatu yang lebih produktif," tandasnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran program makan bergizi gratis (MBG) tidak dipotong. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)