Efisiensi Program MBG Berpotensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mar 2026, 09:10
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Salah satu foto program makan bergizi gratis yang ditampilkan dalam cover story Jurnal Agricultural & Rural Studies edisi volume 4 nomor 1. (ANTARA/HO-Agricultural & Rural Studes) (ANTARA/HO-Agricultural & Rural Studes) Salah satu foto program makan bergizi gratis yang ditampilkan dalam cover story Jurnal Agricultural & Rural Studies edisi volume 4 nomor 1. (ANTARA/HO-Agricultural & Rural Studes) (ANTARA/HO-Agricultural & Rural Studes) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa upaya efisiensi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun setiap tahunnya.

Efisiensi tersebut direncanakan melalui pengurangan hari operasional program, dari sebelumnya enam hari dalam sepekan menjadi lima hari.

“Kan biasanya seminggu (MBG) enam hari, dia (Kepala BGN) bilang lima hari. Jadi ada efisiensi juga dari MBG, ada pengurangan cukup banyak tuh. Dia bilang saja bisa (hemat) Rp40 triliun setahun,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Lanjutkan Program MBG: Anggaran Lebih Baik untuk Rakyat daripada Dikorupsi

Menurutnya, langkah ini mencerminkan inisiatif Badan Gizi Nasional (BGN) dalam melakukan penghematan anggaran di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipengaruhi konflik geopolitik.

“Ini bukan saya yang motong ya, memang dia (BGN) melakukan sendiri karena dia bilang masih bisa ada efisiensi dengan keadaan yang seperti sekarang ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rencana efisiensi tersebut berasal dari internal BGN, dan akan diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. Selain itu, ia menegaskan bahwa penghematan dari program MBG belum termasuk dalam total efisiensi anggaran yang sebelumnya ditetapkan Presiden Prabowo Subianto sebesar Rp81 triliun.

Usulan pengurangan hari operasional MBG menjadi lima hari per pekan saat ini masih dalam tahap awal, dan telah dibahas dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Baca Juga: BGN Tingkatkan Standar SPPG, Fokus pada Sertifikasi dan Kualitas Layanan MBG

Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp335 triliun guna melanjutkan program MBG.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp268 triliun akan disalurkan melalui kementerian/lembaga, khususnya BGN, sementara Rp67 triliun atau sekitar 20 persen dari total anggaran disiapkan sebagai dana cadangan.

(Sumber: Antara)

x|close