AHY Tegaskan Pengembangan Kawasan Harus Selaras dengan Arah Pembangunan Nasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Jul 2026, 19:30
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi dinobatkan sebagai Dewan Penasehat kawasan Kunci Bersama di Jakarta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi dinobatkan sebagai Dewan Penasehat kawasan Kunci Bersama di Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pengembangan kawasan harus berjalan seiring dengan arah pembangunan nasional serta mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

"Kita harus membangun kawasan, bukan sekadar membangun proyek. Infrastruktur yang dibangun harus saling terhubung, saling mendukung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar AHY di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.

AHY menjelaskan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mengoordinasikan peran lima kementerian teknis agar pembangunan infrastruktur tidak lagi dilakukan secara sektoral, melainkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang terintegrasi.

Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, AHY menawarkan konsep aglomerasi polisentris. Konsep ini menitikberatkan pada pengembangan sejumlah pusat pertumbuhan yang memiliki keunggulan masing-masing, kemudian dihubungkan melalui konektivitas, sistem logistik, dan rantai nilai ekonomi.

Ia menilai pendekatan tersebut dapat memberikan ruang bagi setiap daerah untuk berkembang sesuai potensi unggulannya, sekaligus memperkuat pertumbuhan kawasan secara menyeluruh melalui keterhubungan antardaerah.

Baca Juga: AHY: Kawasan KUNCI BERSAMA Punya Potensi yang Baik

Selain itu, AHY menekankan perlunya peningkatan konektivitas antarwilayah dengan mengoptimalkan simpul logistik, seperti Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati. Di samping itu, pengembangan kawasan industri, pariwisata, agribisnis, serta sentra pangan dinilai penting untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

AHY juga mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, kalangan akademisi, media, hingga masyarakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam membangun kawasan yang maju, saling terhubung, dan memiliki daya saing tinggi.

"Mari kita terus perkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, media, serta masyarakat agar pembangunan benar-benar menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Kawasan Kunci Bersama," kata AHY.

Sebagai informasi, AHY mendorong Kawasan Kunci Bersama menjadi contoh pengembangan kawasan yang terintegrasi guna mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Kawasan Kunci Bersama merupakan kawasan strategis yang meliputi sepuluh kabupaten/kota di wilayah timur Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: AHY: Holding Garuda Indonesia Dapat Perkuat Konektivitas Nasional

Menurut AHY, kawasan tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang. Namun, potensi itu hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan agar proses pengembangannya berlangsung efektif dan berkelanjutan.

(Sumber: Antara)

x|close