Shell Diam-Diam Perkenalkan Konsep Mobil Listrik Triple 10, Cas Kurang dari 10 Menit

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jun 2026, 13:22
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Shell diam-diam memperkenalkan konsep mobil listrik terbaru bernama Triple 10 Challenge. (Foto: Istimewa via Carscoops) Shell diam-diam memperkenalkan konsep mobil listrik terbaru bernama Triple 10 Challenge. (Foto: Istimewa via Carscoops)

Ntvnews.id, Jakarta - Raksasa energi global Shell diam-diam memperkenalkan konsep kendaraan listrik (EV) terbaru bernama Triple 10 Challenge

Mobil konsep ini dirancang sebagai terobosan baru yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi tinggi, emisi lebih rendah, dan waktu pengisian daya super cepat.

Dikutip dari Carscoops, Jumat (26/6/2026), nama Triple 10 diambil dari tiga target ambisius yang menjadi dasar pengembangannya.

Yakni, efisiensi energi hingga 10 km/kWh, total jejak karbon sepanjang siklus hidup kendaraan hanya 10 ton CO2e, serta kemampuan mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 10 menit.

Shell mengungkapkan baterai berukuran kompak pada mobil listrik ini dapat terisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 9 menit 54 detik menggunakan pengisi daya cepat DC 175 kW yang sudah banyak tersedia saat ini.

Selain menawarkan pengisian daya cepat, Triple 10 juga dirancang lebih ramah lingkungan. Mobil ini mengandalkan konstruksi ringan, kapasitas baterai yang dioptimalkan, serta penggunaan material yang dapat didaur ulang. 

Shell bahkan menyebut kendaraan ini dirancang untuk menggunakan 100 persen energi terbarukan saat proses pengisian daya.

Berkat kombinasi teknologi tersebut, emisi karbon sepanjang siklus hidup kendaraan diklaim dapat berkurang hingga 50 persen dibandingkan mobil listrik baterai konvensional yang beredar di pasar Eropa.

Salah satu inovasi utama pada Triple 10 terletak pada sistem pendinginnya. Shell menyebut mobil ini sebagai kendaraan jalan raya pertama yang mampu menunjukkan efektivitas arsitektur pendinginan sirkuit tunggal yang lebih sederhana untuk mengelola suhu seluruh sistem penggerak, termasuk saat pengisian daya cepat dalam kondisi ekstrem.

Baca Juga: Renault Siap Pangkas 800 Karyawan hingga 2027, Hadapi Ketatnya Persaingan China

Teknologi tersebut didukung oleh cairan termal terbaru bernama Shell Recharge Thermal Fluid.

Cairan dielektrik ini memungkinkan pendinginan langsung baterai melalui metode perendaman sekaligus mendinginkan komponen powertrain seperti motor listrik dan elektronik daya.

Menurut Shell, teknologi tersebut membuka peluang untuk menghadirkan pengisian daya yang lebih cepat, sistem kendaraan yang lebih ringan, serta peningkatan efisiensi secara keseluruhan dengan memanfaatkan teknologi yang sudah tersedia saat ini.

Kendati belum mengungkap spesifikasi lengkap, Shell mengklaim Triple 10 mampu meningkatkan efisiensi energi lebih dari 30 persen dibandingkan banyak mobil listrik generasi saat ini. 

Selain itu, biaya produksi paket baterai disebut turun sekitar 25 persen berkat desain yang lebih sederhana dan jumlah modul yang lebih sedikit.

Dalam pengembangannya, motor listrik dan unit penggerak kendaraan dikerjakan oleh Empel Systems, sementara baterai serta integrasinya ditangani oleh RML Group.

Dari tampilan yang diperlihatkan, Triple 10 hadir sebagai hatchback lima pintu berukuran kompak dengan desain modern. 

Mobil ini mengusung bilah lampu depan lebar, kaca spion digital, gagang pintu rata dengan bodi, pelek aerodinamis, serta kabin minimalis yang dibekali tuas transmisi model putar.

Meski masih berstatus konsep, Triple 10 menunjukkan bagaimana Shell mulai mengambil peran lebih besar dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik masa depan, tidak hanya sebagai pemasok energi tetapi juga inovator di sektor mobilitas berkelanjutan.

 

x|close