Ntvnews.id, Jakarta - Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menunda 24 pertandingan putaran pertama Copa del Rey yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober waktu setempat. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas menyusul kecelakaan yang melibatkan dua kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol.
Sebagaimana dikutip dalam pernyataan resminya, RFEF menyebut bahawa penundaan dilakukan untuk menghormati para korban tragedi tersebut. Federasi juga menyatakan akan mengumumkan jadwal baru bagi pertandingan yang terdampak.
"Kami terkejut dengan kecelakaan tragis kereta api yang terjadi di Provinsi Toledo," tulis RFEF dalam pernyataannya.
Federasi tersebut turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta dukungan bagi seluruh pihak yang terdampak. Sebagai bentuk penghormatan, RFEF juga menyampaikan pesan duka melalui kanal resminya.
Baca Juga: Kronologi Tabrakan Dua Kereta Cepat di Spanyol, Puluhan Orang Tewas
Kecelakaan terjadi pada Rabu pagi ketika dua kereta cepat bertabrakan di wilayah Urda, Provinsi Toledo. Tragedi itu menimbulkan banyak korban jiwa dan luka-luka. Laporan media internasional menyebut jumlah korban meninggal terus diperbarui seiring berlangsungnya proses evakuasi dan penanganan darurat.
Peristiwa tersebut juga mengganggu perjalanan kereta antara Madrid dan wilayah Andalusia, sehingga berdampak pada mobilitas sejumlah tim dan pendukungnya.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari, yakni 29 hingga 31 Oktober 2026. Pemerintah menyatakan fokus utama saat ini adalah penanganan korban, pendampingan keluarga, serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Penundaan 24 pertandingan Copa del Rey menjadi salah satu langkah dunia sepak bola Spanyol dalam merespons tragedi tersebut. RFEF menyatakan jadwal pengganti akan diumumkan kemudian.
(Sumber: Antara)
Petugas layanan darurat melakukan evakuasi korban di lokasi kecelakaan kereta yang melibatkan kereta berkecepatan tinggi Renfe AVE dan kereta Iryo di Madrid, Provinsi Toledo, Spanyol, Rabu (28/10/2026). (Antara)