Laga Timnas Indonesia Kontra Yordania Terancam Batal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Okt 2026, 11:34
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (28/10/2026), setelah menghadiri acara gala premier film dokumenter Timnas Indonesia Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (28/10/2026), setelah menghadiri acara gala premier film dokumenter Timnas Indonesia (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PSSI masih mempertimbangkan kelanjutan laga tandang Timnas Indonesia melawan Yordania yang dijadwalkan berlangsung pada FIFA Matchday November 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut situasi keamanan di Timur Tengah menjadi pertimbangan utama sebelum keputusan diambil.

Pertandingan ini direncanakan berlangsung di Stadion Internasional Amman, Yordania, pada 13 November. Laga ini menjadi bagian dari persiapan skuad Garuda menuju Piala Asia 2027 yang akan digelar di Arab Saudi mulai Januari mendatang.

Erick Thohir mengatakan PSSI masih memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut. Ia menegaskan keselamatan pemain menjadi prioritas dalam menentukan apakah pertandingan tetap digelar sesuai rencana.

"Memang situasi di Timur Tengah ini menjadi hal-hal yang mengkhawatirkan. Kemarin Yordania saja baru menyerang Suriah setelah penyerangan di sebuah rumah ibadah. Ya ini cukup prihatin kita," ujar Erick di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober.

Menurut Erick, keputusan mengenai status pertandingan belum ditetapkan karena PSSI masih menunggu perkembangan aspek keamanan. Federasi juga belum menentukan negara atau tim yang dapat menjadi lawan alternatif apabila laga melawan Yordania tidak terlaksana.

Baca Juga: Ole Romeny Cedera Engkel, Absen Bela Timnas Indonesia?

Ia menyebut PSSI akan mengambil keputusan dalam satu hingga dua hari ke depan dengan mempertimbangkan koordinasi bersama pemerintah serta aspek keselamatan seluruh pemain.

"Kami masih menunggu security issue dari polemik yang terjadi di sana. Apalagi kita lihat kan beberapa negara juga dalam situasi yang tidak pasti di Timur Tengah. Safety pemain kita harus prioritaskan," ungkapnya.

Erick memastikan Timnas Indonesia tidak akan mengalihkan pertandingan November menjadi laga kandang. Skuad asuhan John Herdman tetap direncanakan bermain di luar negeri untuk menjaga pengalaman bertanding di hadapan pendukung lawan.

Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta juga tengah menjalani perawatan, sementara sejumlah agenda besar telah dijadwalkan berlangsung di stadion tersebut.

"Saya rasa situasi main di kandang tidak mungkin saat ini. Stadion GBK sendiri sedang dalam perawatan yang masif dan ada beberapa event besar yang tentu kita harus saling mendukung," jelas Erick.

Ia menambahkan, agenda pertandingan tandang telah menjadi bagian dari rencana persiapan tim nasional. Menurutnya, bermain di luar negeri juga dapat membantu membentuk karakter para pemain ketika menghadapi tekanan dari suporter lawan.

"Dan memang sudah ada komitmen bahwa tim nasional untuk bermain di luar negeri pada bulan November. Tetapi ini bagian juga pembentukan karakter ketika kita bermain di luar," kata Erick.

Dengan demikian, kepastian laga melawan Yordania masih menunggu evaluasi keamanan. PSSI juga perlu menyiapkan alternatif pertandingan agar agenda internasional Timnas Indonesia pada November tetap berjalan.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-15 ke Perempat Final Usai Tekuk Panama 5-3

(Sumber: Antara)