Ntvnews.id, Jakarta - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi mengungkapkan bahwa dirinya pernah menolak kesempatan membela skuad Garuda. Keputusan itu diambil ketika ia masih memperkuat Inter Milan pada periode 2023–2024 karena pertimbangan keluarga.
Pengakuan itu disampaikan Audero dalam wawancara bersama jurnalis sepak bola Italia, Gianluca Di Marzio. Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya belum bisa menerima tawaran untuk memperkuat Indonesia.
“Saya tidak menerimanya karena situasi keluarga,” kata Audero.
Audero memiliki hubungan erat dengan Indonesia melalui keluarganya. Ayahnya berasal dari Indonesia, sementara ibunya berkebangsaan Italia. Ia juga lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
“Ayah saya orang Indonesia, ibu saya orang Italia, saya lahir di Indonesia. Saya merasa memiliki akar yang dalam di sana,” ujarnya.
Baca Juga: Calvin Verdonk Debut di Liga Champions saat Lille Kalah 0-3 dari Arsenal
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Audero lebih dahulu menjalani karier internasional bersama tim kelompok umur Italia. Namun, ia tidak pernah mendapat kesempatan tampil bersama tim nasional senior Italia.
Pada Juni 2025, Audero akhirnya menjalani debut bersama Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan Cina pada kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak saat itu, ia menjadi salah satu pilihan utama di posisi penjaga gawang bersama Maarten Paes.
Keputusan membela Indonesia kini disyukuri Audero. Ia menilai pengalamannya bersama skuad Garuda memberikan banyak pelajaran, baik dalam kehidupan pribadi maupun perjalanan profesionalnya.
“Saya sangat senang dengan pilihan yang saya buat. Pengalaman seperti ini memberi Anda banyak hal, baik secara pribadi maupun dalam hal sepak bola,” tuturnya.
Audero juga menjadi bagian dari skuad Indonesia yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pencapaian tersebut menambah pengalaman berharga dalam perjalanannya bersama tim nasional.
Baca Juga: PSSI Petakan Kedalaman Skuad Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Ekspresi penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero usai menggagalkan tendangan penalti pesepak bola Timnas Thailand dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Indonesia juar (Antara)