Final ASEAN Cup 2026 Cetak Rekor Baru, 4,5 Juta Penonton Saksikan Live Streaming di YouTube

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Okt 2026, 17:45
thumbnail-author
Amanda Putri Utomo
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Veronica Utami Veronica Utami

Ntvnews.id, Jakarta - Pertandingan final ASEAN Cup 2026 mencatatkan rekor baru dalam siaran langsung di YouTube Indonesia. Laga yang ditayangkan melalui kanal YouTube Rans Entertainment tersebut berhasil ditonton secara bersamaan oleh 4,5 juta orang.

Country Director YouTube Indonesia Veronica Utami mengatakan capaian tersebut menjadi rekor nasional baru untuk jumlah penonton live streaming di Indonesia. Angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pertandingan sepak bola, khususnya laga final yang mempertemukan tim-tim terbaik dalam ajang ASEAN Cup 2026.

Veronica mengungkapkan pencapaian itu dalam acara Press Briefing YouTube Festival 2026 di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026. Menurutnya, jumlah penonton yang menyaksikan pertandingan secara bersamaan mencapai 4,5 juta concurrent views.

"Kemarin itu channel-nya Rans Entertainment live streaming pertandingan FIFA ASEAN finals dan kita mencetak rekor nasional baru 4,5 juta concurrent views untuk live stream pertandingan tersebut, dan this is amazing," katanya.

Rekor tersebut sekaligus menggeser capaian sebelumnya yang tercatat melalui siaran pertandingan Indonesia versus Kamboja pada AFF Cup 2026. Pertandingan yang disiarkan di kanal YouTube YB milik Reza Arap itu sebelumnya menjadi pemegang rekor dengan 1,2 juta penonton secara bersamaan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Naik Peringkat Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Besarnya jumlah penonton tersebut dinilai menunjukkan semakin kuatnya posisi YouTube sebagai salah satu platform bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mengikuti perkembangan dunia olahraga.

Tidak hanya menjadi tempat menyaksikan pertandingan, YouTube juga menjadi ruang bagi pengguna untuk berbagi dan mengembangkan konten yang berkaitan dengan budaya olahraga.

Veronica mengatakan pola konsumsi masyarakat terhadap tayangan olahraga juga mengalami perubahan. Penonton kini tidak hanya mencari siaran pertandingan utama, tetapi turut memburu berbagai konten pendukung yang berkaitan dengan pertandingan.

Konten tersebut antara lain berupa komentar selama pertandingan, video reaksi, hingga pembahasan dan analisis setelah pertandingan berakhir. Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa minat penonton terhadap sebuah pertandingan dapat berlanjut jauh setelah peluit akhir dibunyikan.

Berdasarkan analisis YouTube, kecenderungan tersebut menjadi bagian dari perubahan perilaku pengguna dalam menikmati konten olahraga. Veronica menyebut masyarakat semakin aktif mencari berbagai sudut pandang dan konten tambahan untuk melengkapi pengalaman mereka dalam mengikuti sebuah ajang olahraga.

Saat ini, sekitar 140 juta orang dewasa di Indonesia disebut menjadi penonton konten di YouTube. Jumlah tersebut memperlihatkan besarnya jangkauan platform video tersebut di tengah masyarakat Indonesia.

Selain mencatat pertumbuhan pada sektor konten olahraga, YouTube juga menyampaikan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.

Baca Juga: John Herdman Sebut Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup sebagai Pencapaian Terbaik Karier

Berdasarkan laporan YouTube Impact 2026 yang dirilis pada pertengahan tahun, aktivitas platform tersebut disebut memberikan kontribusi sebesar Rp8,4 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025.

Sebagai pembanding, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDB Indonesia berdasarkan harga berlaku pada 2025 mencapai Rp23.821,1 triliun. Pada periode yang sama, PDB per kapita Indonesia tercatat sebesar Rp83,7 juta.

YouTube juga menyebut ekosistemnya telah memberikan dampak terhadap penciptaan lapangan kerja. Selama beroperasi di Indonesia, platform tersebut mengklaim telah berkontribusi terhadap terciptanya sekitar 190 ribu lapangan pekerjaan.

(Sumber: ANTARA) 

x|close