Viral, Pastor Irlandia Doakan Trump “Diambil Tuhan”

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Apr 2026, 07:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers sebelum berangkat dari Gedung Putih menuju Las Vegas, Nevada pada 16 April 2026, di Washington DC. ANTARA/Celal Güne?/Anadolu/pri. (ANTARA/Celal Güne?/Anadolu/pri) (ANTARA/Celal Güne?/Anadol Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers sebelum berangkat dari Gedung Putih menuju Las Vegas, Nevada pada 16 April 2026, di Washington DC. ANTARA/Celal Güne?/Anadolu/pri. (ANTARA/Celal Güne?/Anadolu/pri) (ANTARA/Celal Güne?/Anadol (Antara)

Ntvnews.id, Dublin - Seorang pastor di Irlandia menjadi perbincangan luas setelah video khotbahnya yang bernada gurauan tentang Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebar di media sosial.

Dalam potongan video yang beredar, pastor tersebut tampak menyampaikan khotbah di hadapan jemaat sambil menyinggung situasi konflik di Iran. Identitas pastor itu belum diketahui.

Dalam ceramahnya, ia mengajak jemaat untuk mendoakan perdamaian di tengah kondisi global yang penuh ketegangan. Ia juga menyinggung dampak konflik di kawasan Asia Barat, termasuk perang yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat pada akhir Februari lalu.

Namun, perhatian publik tertuju pada bagian ketika pastor tersebut menyelipkan pernyataan yang terdengar seperti doa agar Trump segera “diambil”.

"Perang ini sedang terjadi, dan itu sungguh keterlaluan," ujar pastor tersebut dalam klip berdurasi singkat itu.

Baca Juga: Identitas Penembak di Acara Trump Terungkap, Cole Tomas Allen Pria Asal California

"Kita berdoa untuk perdamaian, dunia berdoa untuk Donald Trump, semoga Tuhan mengambilnya," paparnya menambahkan.

Ucapan itu langsung disambut tawa para jemaat, bahkan beberapa di antaranya terdengar mengamini pernyataan tersebut.

Tak lama kemudian, sang pastor memberikan klarifikasi atas ucapannya:

"...agar Tuhan mengambil (mengangkat) penderitaannya."

Menurut laporan media, suasana misa tersebut diwarnai tawa, terutama di tengah meningkatnya kritik global terhadap kebijakan Trump terkait Iran.

Sebelumnya, Trump juga menuai kontroversi setelah melontarkan pernyataan keras terhadap Iran, termasuk menyebut mereka “orang-orang gila” dan memperingatkan bahwa “sebuah peradaban utuh akan mati malam ini”.

Arsip foto - Presiden AS Donald Trump berbicara selama upacara pemberian Medali Kehormatan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. ANTARA/Kyle Mazza/Anadolu/pri. <b>(Antara)</b> Arsip foto - Presiden AS Donald Trump berbicara selama upacara pemberian Medali Kehormatan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. ANTARA/Kyle Mazza/Anadolu/pri. (Antara)

Sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat serta pengamat juga sempat mengungkap kekhawatiran terkait kondisi mental Trump, sementara desakan pemakzulan terhadapnya semakin menguat.

Video khotbah tersebut kemudian memicu berbagai respons di media sosial. Alih-alih menuai kecaman luas, banyak warganet justru menanggapinya dengan nada santai dan menganggapnya sebagai lelucon.

Baca Juga: Kecelakaan KA di Bekasi: Tiga meninggal, 29 luka-luka

Seorang pengguna menulis: "Seperti kata MAGA, itu cuma bercanda, santai saja!"

Pengguna lain menambahkan: "Ratusan juta orang di seluruh dunia mendoakan hal yang sama."

Komentar lain pun bernuansa humor, mencerminkan kritik terhadap kepemimpinan Trump.

"Jangan ancam saya dengan pesta perayaan, Pastor," tulis seorang netizen.

Yang lain berkata: "Dia mengatakan apa yang diinginkan 99,9% dunia. Orang baik."

"Tuhan baru saja memberi pastor itu kenaikan gaji," tutur komentar lainnya.

Seorang pengguna lain menulis: "Atas nama warga Amerika yang masih waras: AMIN!"

x|close