Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta Angkatan Laut AS untuk menyerang dan menghancurkan setiap kapal Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz.
Dilansir dari Al Jazeera, Jumat, 24 April 2026, Sikap tegas ini kembali ditunjukkan Trump sebagai respons atas tindakan Iran yang masih menutup jalur tersebut serta menolak melanjutkan negosiasi dengan AS di Pakistan.
"Tembak dan hancurkan kapal apa pun, meskipun kapal kecil (Semua kapal angkatan laut mereka, 159 di antaranya, berada di dasar laut!), yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz" dalam unggahan di media sosial miliknya, Truth Social.
"Tidak boleh ada keraguan. Selain itu, kapal penyapu ranjau kita sedang membersihkan Selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan aktivitas tersebut untuk dilanjutkan, tetapi dengan tiga kali lipat!" tulisnya.
Baca Juga: Trump Sebut Iran Alami Kerugian Besar akibat Blokade Selat Hormuz
Pernyataan tersebut disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump memecat Menteri Angkatan Laut AS John Phelan pada pekan ini. Pemecatan itu diduga berkaitan dengan penilaian bahwa Phelan lamban dalam merespons situasi selama konflik AS-Israel dengan Iran.
Pentagon mengonfirmasi pemberhentian Phelan melalui pernyataan singkat, dengan menyebutkan bahwa ia meninggalkan jabatannya “berlaku segera”, namun tanpa menjelaskan alasan resmi di balik keputusan tersebut.
Ilustrasi - Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) (Antara)
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Phelan dicopot karena dianggap tidak cukup cepat dalam mendorong reformasi untuk mempercepat pembangunan kapal militer. Selain itu, ia juga disebut memiliki perbedaan pandangan dengan sejumlah pejabat tinggi Pentagon.
Salah satu sumber bahkan mengungkapkan bahwa hubungan Phelan dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, wakilnya Steve Feinberg, serta pejabat sipil nomor dua di Angkatan Laut AS Hung Cao tidak berjalan harmonis.
Arsip foto - Presiden AS Donald Trump berbicara selama upacara pemberian Medali Kehormatan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 2 Maret 2026. ANTARA/Kyle Mazza/Anadolu/pri. (Antara)