Ntvnews.id, Washington - Insiden kebocoran bahan kimia terjadi di fasilitas Catalyst Refiners, Inc. yang berlokasi di Institute, West Virginia, Amerika Serikat pada Rabu, 22 April 2026, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 21 lainnya mengalami luka-luka, menurut otoritas setempat di Kanawha County.
"Saat ini, 21 orang di lokasi kejadian telah dievakuasi untuk mendapat perawatan medis dan dievaluasi. Salah satu di antaranya dalam kondisi kritis," kata pihak county melalui unggahan di platform X.
Baca juga: BREAKING NEWS: AS-Israel Serang Iran, Ledakan Terdengar di Teheran
Selain itu, dilaporkan bahwa lima karyawan dari Otoritas Ambulans Darurat Kanawha County juga tengah menjalani evaluasi medis guna mengantisipasi kemungkinan terpapar bahan kimia berbahaya.
Kanawha County juga mengkonfirmasi dua orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Insiden ini dilaporkan terjadi di fasilitas yang digunakan untuk produksi katalis berbahan dasar perak pada pagi hari.
Baca Juga: Ramai “Bahan Kimia Abadi” Cemari Air Minum di Hampir Seluruh Wilayah Jerman
Berdasarkan laporan awal, seluruh aktivitas operasional di lokasi kejadian langsung dihentikan sementara.
Langkah ini diambil untuk memungkinkan proses pembersihan serta dekontaminasi sebelum fasilitas akhirnya ditutup.
Hingga saat ini, otoritas setempat menduga bahwa insiden tersebut dipicu oleh reaksi kimia yang menghasilkan gas hidrogen sulfida, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan resmi.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat (AS). ANTARA/Anadolu/py. (Antara)