Menhan Sjafrie Gelar Pertemuan dengan Eks Panglima dan Purnawirawan Jenderal TNI, Apa yang Dibahas?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Apr 2026, 12:47
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengundang para mantan panglima, kepala staf, serta pejabat TNI dalam sebuah pertemuan untuk membahas berbagai program pemerintah, termasuk sektor pertahanan negara yang telah dijalankan selama dua tahun terakhi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengundang para mantan panglima, kepala staf, serta pejabat TNI dalam sebuah pertemuan untuk membahas berbagai program pemerintah, termasuk sektor pertahanan negara yang telah dijalankan selama dua tahun terakhi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengadakan pertemuan strategis bersama sejumlah jenderal purnawirawan dan jajaran pimpinan aktif TNI di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat, 24 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal ini menitikberatkan pada pembahasan aspek-aspek penting terkait strategi pertahanan negara serta penguatan kapasitas militer.

Panglima TNI Agus Subiyanto turut hadir dalam agenda tersebut, didampingi Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah. Selain itu, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita serta para kepala staf dari tiga matra juga ikut ambil bagian dalam pertemuan tersebut.

Adapun pimpinan yang hadir mencakup KSAD Maruli Simanjuntak, KSAL Muhammad Ali, dan KSAU Mohamad Tonny. Tidak hanya pejabat aktif, sejumlah tokoh senior militer seperti Wiranto, Gatot Nurmantyo, hingga Andika Muhammad Perkasa juga hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Tambora Jakbar, Ratusan Petugas Dikerahkan

Dalam kesempatan itu, Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tokoh purnawirawan yang telah berperan dalam pembangunan kekuatan pertahanan selama dua tahun terakhir. Ia juga menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap aspek publikasi dalam pembangunan kekuatan negara.

“Perlu kami informasikan bahwa selama ini memang kami tidak banyak memberikan berbagai macam informasi-informasi kepada publik,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengundang para mantan panglima, kepala staf, serta pejabat TNI dalam sebuah pertemuan untuk membahas berbagai program pemerintah, termasuk sektor pertahanan negara yang telah dijalankan selama dua tahun terakhi <b>(Antara)</b> Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengundang para mantan panglima, kepala staf, serta pejabat TNI dalam sebuah pertemuan untuk membahas berbagai program pemerintah, termasuk sektor pertahanan negara yang telah dijalankan selama dua tahun terakhi (Antara)

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki alasan teknis, terutama karena adanya kebutuhan menjaga kerahasiaan dalam proses penguatan sektor pertahanan.

“Dikarenakan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan negara ini memang sedikit memerlukan atensi-atensi yang berkaitan dengan publikasi,” tambah Sjafrie Sjamsoeddin.

Dalam forum tertutup tersebut, Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan memaparkan sejumlah poin penting terkait strategi pertahanan. Sementara itu, penjelasan teknis mengenai pelaksanaan strategi di lapangan akan disampaikan lebih rinci oleh Panglima TNI Agus Subiyanto kepada para peserta.

x|close