Kementerian Pertahanan Amerika Gandeng Boeing untuk Buat Rudal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 07:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Logo Pentagon, markas pertahanan Amerika Serikat Logo Pentagon, markas pertahanan Amerika Serikat ((Antara))

Ntvnews.id, Washington D.C - Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon pada Rabu mengumumkan kerja sama strategis dengan Boeing dan Lockheed Martin untuk meningkatkan kapasitas produksi komponen penting sistem rudal Patriot.

Dilansir dari AFP, Kamis, 2 April 2026, Kesepakatan ini difokuskan pada peningkatan produksi “seeker”, yakni sensor pemandu yang menjadi bagian krusial dalam sistem pencegat rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3).

“Departemen Perang, bekerja sama dengan Boeing dan Lockheed Martin, hari ini mengumumkan kerangka kesepakatan bersejarah untuk meningkatkan hingga tiga kali lipat kapasitas produksi 'seeker' PAC-3 Missile Segment Enhancement (MSE),” demikian pernyataan resmi Pentagon.

Perjanjian tersebut akan berlangsung selama tujuh tahun. Dalam keterangannya, Pentagon juga menekankan peran penting Boeing dalam mendukung pasokan rudal PAC-3 secara berkelanjutan.

Baca Juga: Di Biak Papua, Kampung Nelayan Tingkatkan Tangkapan Ikan hingga 2 Kali Lipat

Sebelumnya, pada 25 Maret, Pentagon juga telah menandatangani kontrak terpisah dengan Lockheed Martin untuk meningkatkan produksi Precision Strike Missile (PrSM), yakni rudal serang berpresisi tinggi yang diproduksi dengan standar masa perang.

Kesepakatan itu mencakup investasi pada teknologi peralatan mutakhir, modernisasi fasilitas produksi, serta pengadaan perangkat pengujian penting guna mempercepat distribusi sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

Selain itu, perjanjian tersebut juga membuka peluang kontrak jangka panjang hingga tujuh tahun, yang saat ini masih menunggu persetujuan dari Kongres Amerika Serikat.

x|close